
Laba bersih BPR BKK Blora tahun 2025 tumbuh hingga 22,53 persen

Blora (ANTARA) - PT BPR BKK Blora, Jawa Tengah, membukukan laba bersih sebesar Rp16,51 miliar sepanjang 2025 atau tumbuh 22,53 persen dibandingkan tahun sebelumnya, didorong peningkatan penyaluran kredit dan penghimpunan dana masyarakat.
"Pertumbuhan tersebut mencerminkan menguatnya fungsi intermediasi perseroan dalam mendukung pembiayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta sektor produktif di daerah. Penyaluran kredit sepanjang 2025 juga meningkat 28,87 persen menjadi Rp405,23 miliar," kata Direktur Utama PT BPR BKK Blora (Perseroda) Puguh Haryono di Blora, Rabu.
Sementara dari sisi pendanaan, kata dia, dana pihak ketiga (DPK) juga tumbuh 11,00 persen menjadi Rp437,01 miliar sehingga likuiditas perusahaan tetap terjaga untuk mendukung ekspansi bisnis.
Kinerja intermediasi tersebut, imbuh dia, turut mendorong pertumbuhan aset perseroan sebesar 12,98 persen menjadi Rp524,38 miliar, sedangkan modal inti meningkat 8,79 persen menjadi Rp70,91 miliar.
Menurut Puguh di tengah ekspansi kredit, perseroan tetap mampu menjaga kualitas aset dan tingkat kesehatan bank. Hal itu tercermin dari Return on Assets (ROA) sebesar 4,54 persen, Return on Equity (ROE) 39,36 persen, Capital Adequacy Ratio (CAR/KPMM) 18,14 persen, Loan to Deposit Ratio (LDR) 90,92 persen, serta Cash Ratio 14,24 persen.
Ia menambahkan konsistensi kinerja tersebut mengantarkan PT BPR BKK Blora meraih skor penilaian 97,52 dengan predikat "Sangat Bagus" dan menempati peringkat kelima nasional pada kategori BPR dengan aset Rp500 miliar hingga di bawah Rp1 triliun terhadap 421 BPR terbaik tahun 2026 dari Info Bank.
"Capaian ini menunjukkan fundamental perseroan tetap kuat sekaligus mempertegas komitmen kami untuk memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat dan pelaku UMKM, sehingga dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah," ujarnya.
Baca juga: Adkasi mendorong peningkatan DBH Migas bagi daerah penghasil pada 2027
Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
