Logo Header Antaranews Jateng

DKPPP Temanggung bantu salurkan benih tembakau petani 90--100 kg

Kamis, 9 Juli 2026 09:44 WIB
Image Print
Petani merawat tanaman tembakau di persawahan Desa Kedu, Temanggung, Jawa Tengah. ANTARA FOTO/Anis Efizudin/wsj.

Temanggung (ANTARA) - Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kabupaten Temanggung pada musim tanam tembakau tahun 2026 menyalurkan bantuan benih tembakau kepada petani secara gratis sebanyak 90-100 kilogram.

Kepala Bidang Hortikulturan dan Perkebunan DKPPP Kabupaten Temanggung Sumarno di Temanggung, Kamis menyampaikan, produksi benih dilakukan melalui program pemurnian varietas yang setiap tahun dilaksanakan di tiga lokasi, yakni di Tretep, Parakan, dan Giripurno.

Selain membagikan benih tembakau secara gratis kepada petani, katanya, di sisi lain tidak sedikit petani yang memilih menyemai benih hasil produksi sendiri karena telah terbiasa menjaga kualitas benih yang dimiliki.

Bagi petani yang sudah berpengalaman, katanya, tanaman calon benih biasanya akan dikrodong atau ditutup untuk menjaga kemurnian varietas agar tidak terjadi penyerbukan silang.

Tahun ini program pemurnian benih tembakau dilaksanakan di tiga lokasi, masing-masing lokasi memiliki lahan seluas 0,3 hektare sehingga total luas lahan pemurnian mencapai 0,9 hektare.

Dinas Pertanian menargetkan hasil benih murni sebanyak 90 hingga 100 kilogram, tahun lalu kebutuhan benih petani juga sekitar 90 kilogram.

Ia menuturkan, varietas yang diproduksi meliputi Kemloko 3, Kemloko 4, dan Kemloko 5. Ketiga varietas tersebut menjadi yang paling diminati petani karena memiliki kualitas yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Dalam pengembangannya, Dinas Pertanian juga menjalin komunikasi dengan PT Djarum untuk memastikan varietas yang diproduksi memiliki kualitas yang memenuhi spesifikasi perusahaan sekaligus tetap sesuai dengan preferensi petani Temanggung.

Berdasarkan informasi dari BMKG, musim kemarau tahun ini diperkirakan berlangsung lebih lama. Karena itu, petani dianjurkan memulai tanam lebih awal agar masih mendapatkan cadangan air yang cukup untuk mendukung pertumbuhan tanaman.

Ia menyampaikan, petani yang menanam sejak awal April diperkirakan tidak mengalami kendala berarti. Sebaliknya, lahan tegalan yang baru mulai ditanami pada Mei berpotensi menghadapi keterbatasan air sehingga pertumbuhan tanaman kurang optimal.

Apabila kondisi cuaca mendukung, tanaman tembakau diperkirakan mulai memasuki masa panen pada Agustus mendatang.



Baca juga: Luas areal tanam tembakau Temanggung 2026 capai 13.391 hektare



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026