Logo Header Antaranews Jateng

Pemkab Purbalingga menyalurkan 80 lulusan BLK ke dunia industri

Rabu, 8 Juli 2026 15:41 WIB
Image Print
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Purbalingga Mukodam mengibarkan bendera untuk memberangkatkan bus yang mengantarkan lulusan Balai Latihan Kerja dari halaman Pendopo Dipokusumo, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Rabu (8/7/2026), menuju dunia industri. ANTARA/HO-Pemkab Purbalingga

Purwokerto (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah menyalurkan 80 lulusan Unit Pelaksana Teknis Daerah Balai Latihan Kerja (BLK) untuk bekerja di PT Sansan Saudaratex Jaya 8 Banyumas melalui pelatihan berbasis kebutuhan industri guna memperluas kesempatan kerja masyarakat.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Purbalingga Mukodam di Pendopo Dipokusumo, Purbalingga, Rabu, mengatakan program pelatihan yang disertai penempatan kerja tersebut, implementasi program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga "Kepenak Ngodene" untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja sekaligus memenuhi kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.

"Ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam mewujudkan 'Kepenak Ngodene'. Masyarakat tidak hanya mendapatkan pelatihan, tetapi juga dipersiapkan agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri," katanya saat pemberangkatan lulusan BLK ke dunia industri.

Menurut dia, pemerintah daerah telah menjalin kemitraan dengan sejumlah perusahaan agar lulusan pelatihan dapat langsung terserap ke dunia kerja.

Bahkan, kata dia, para peserta juga dibekali sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sebagai nilai tambah saat memasuki pasar kerja.

Ia mengharapkan program tersebut mampu menekan angka pengangguran di Kabupaten Purbalingga karena tingkat pengangguran terbuka (TPT) di daerah itu turun dari 4,96 persen pada 2024 menjadi 4,83 persen pada 2025.

Selain pelatihan garmen, BLK Purbalingga juga menyelenggarakan pelatihan tata rias, servis AC, pengelasan, dan servis sepeda motor.

Berbagai kejuruan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan dunia usaha sehingga membuka peluang lebih besar bagi peserta untuk bekerja maupun berwirausaha.

Mukodam mengingatkan seluruh peserta agar menjaga kepercayaan yang telah diberikan pemerintah dan perusahaan dengan menunjukkan kompetensi, disiplin, serta etos kerja yang baik.

"Keberhasilan para lulusan akan memperkuat kepercayaan perusahaan untuk terus merekrut tenaga kerja asal Purbalingga," katanya.

Pelaksana Tugas Kepala BLK Purbalingga Kusworo mengatakan sepanjang 2026 pelatihan kerja di BLK diikuti 320 peserta yang didanai melalui APBD dan APBN dengan berbagai kejuruan yang disesuaikan dengan kebutuhan industri.

“Program tersebut mencakup berbagai kejuruan yang dibutuhkan dunia usaha, mulai dari garmen, servis sepeda motor, tata rias, servis AC hingga pengelasan,” katanya.

Salah seorang peserta berasal dari Desa Kramat, Kecamatan Karangmoncol, Akbar, mengaku bersyukur dapat langsung memperoleh pekerjaan setelah mengikuti pelatihan tersebut.

"Alhamdulillah senang sekali bisa mendapatkan pekerjaan karena mencari kerja sekarang memang tidak mudah, jadi kesempatan ini sangat berarti bagi saya. Semoga bisa bekerja dengan baik dan terus berkembang," katanya.

Baca juga: 25 ribu orang manfaatkan 37 BLK Jateng per tahun



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026