Logo Header Antaranews Jateng

DKPPP Temanggung minta petani optimalkan air embung

Selasa, 7 Juli 2026 22:38 WIB
Image Print
Ilustrasi - Petugas saat mengecek Embung Alastuwo di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Rabu (8/4/2026). (ANTARA/HO-Pemprov Jateng)

Temanggung (ANTARA) - Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, dalam menghadapi musim kemarau mengimbau para petani untuk memanfaatkan ketersediaan air yang ada di embung guna meminimalkan risiko gagal panen.

Kepala Bidang Hortikultura dan Perkebunan DKPPP Kabupaten Temanggung Sumarno di Temanggung, Selasa, menyampaikan selain memanfaatkan air embung, petani juga didorong mengoptimalkan sistem pompanisasi agar hasil panen tanaman pangan, hortikultura, maupun perkebunan tetap maksimal.

Ia meminta, para petani memanfaatkan seluruh sumber air yang tersedia untuk menghadapi musim kemarau.

Di wilayah dataran tinggi, petani dapat mengandalkan pasokan air dari embung guna memenuhi kebutuhan irigasi lahan pertanian selama musim kemarau.

Saat ini, Kabupaten Temanggung memiliki 21 embung yang dibangun di kawasan rawan kekeringan. Masing-masing embung mampu menyuplai kebutuhan air irigasi untuk lahan pertanian hingga sekitar 30 hektare.

Ia mengatakan selain memanfaatkan embung, petani juga didorong mengoptimalkan sistem pompanisasi untuk mengalirkan air dari sumber-sumber yang masih tersedia menuju lahan pertanian.

Ia menuturkan, program irigasi perpompaan tersebut menjadi salah satu solusi menjaga kecukupan air, khususnya bagi tanaman pangan, hortikultura, termasuk komoditas cabai dan padi, sehingga produktivitas pertanian tetap terjaga di tengah musim kemarau.

"Ada program untuk irigasi perpompaan, ini memang ditujukan untuk petani, mendukung kegiatan di tanaman pangan, hortikultura, di antaranya juga cabai. Utamanya memang di tanaman pangan padi, irigasi perpompaan juga sudah dilakukan supaya jadi solusi untuk kecukupan air di petani," katanya.

Ia berharap, melalui pengelolaan sumber air yang optimal, hasil panen komoditas pangan, hortikultura, maupun perkebunan tetap terjaga dan produktivitas petani tidak menurun meski menghadapi musim kemarau.



Pewarta:
Editor: Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026