Logo Header Antaranews Jateng

Pemkot luncurkan Si Landak untuk layanan adminduk hingga kelurahan

Selasa, 7 Juli 2026 20:08 WIB
Image Print
Acara peluncuran program Si Landak untuk menghadirkan layanan adminduk hingga kelurahan di daerah setempat di Pendopo Pengabdian Kompleks Rumah Dinas Wali Kota Magelang di Magelang, Selasa (7/7/2026). ANTARA/HO-Bagian Prokompim Pemkot Magelang

Magelang (ANTARA) - Pemerintah Kota Magelang meluncurkan program Sinergitas Layanan Administrasi Kependudukan Sampai dengan Kelurahan (Si Landak) untuk menghadirkan layanan administrasi kependudukan (adminduk) hingga tingkat kelurahan di daerah setempat, Selasa.

Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Magelang Trustiariningsih dalam rilis Bagian Prokompim Pemkot Magelang di Magelang, menjelaskan tujuan Si Landak mewujudkan pelayanan adminduk yang cepat, akurat, dekat dengan masyarakat, dan terintegrasi secara penuh dari Disdukcapil hingga kelurahan, sekaligus didukung sistem digital yang aman dan seketika.

Peluncuran program itu dalam Forum Konsultasi Publik Peningkatan Pelayanan Administrasi Kependudukan di Pendopo Pengabdian, Kompleks Rumah Dinas Wali Kota Magelang yang antara lain dihadiri Wali Kota Magelang Damar Prasetyono.

Melalui program tersebut, masyarakat dapat mengurus berbagai dokumen kependudukan lebih dekat, cepat, mudah, dan terintegrasi, tanpa harus datang ke kantor Disdukcapil atau mal pelayanan publik (MPP).

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Disdukcapil dengan tiga kecamatan dan 17 kelurahan sebagai pelaksana Si Landak serta kerja sama dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Magelang melalui inovasi Ketan Panis (Pelayanan KK dan KTP-El untuk Pensiunan Pegawai Negeri Sipil).

Wali Kota Magelang Damar Prasetyono menegaskan pelayanan publik menjadi wajah pemerintah yang paling dirasakan masyarakat.

Oleh karena itu, seluruh jajaran diminta memastikan implementasi Si Landak berjalan sesuai dengan regulasi dan bebas dari praktik percaloan maupun pungutan liar.

"Semangat yang kita bangun melalui Si Landak adalah 'No Ribet, No Calo, Nol Rupiah, dan Nol Kilometer'. Pelayanan harus mudah, transparan, bebas biaya, dan semakin dekat dengan masyarakat," katanya.

Ia meminta Disdukcapil memastikan kesiapan infrastruktur teknologi informasi di seluruh kelurahan, sedangkan camat dan lurah diminta memperkuat koordinasi, menyiapkan sumber daya manusia, serta aktif menyosialisasikan layanan kepada masyarakat.

Menurut dia, keberhasilan Si Landak tidak hanya ditentukan oleh sistem, tetapi juga komitmen seluruh pemangku kepentingan untuk memberikan pelayanan yang cepat, tepat, akurat, ramah, dan berkelanjutan.

"Kami ingin tidak ada lagi warga yang merasa jauh atau kesulitan hanya untuk mengurus dokumen kependudukan," ucapnya.

Kepala Disdukcapil Kota Magelang Sri Mulatsih menjelaskan berbagai manfaat Si Landak yang selain hemat waktu, biaya, dan tenaga, juga dapat meningkatkan literasi digital dalam pelayaan publik.

"Harapannya dengan implementasi Si Landak cakupan kepemilikan adminduk termutakhir dapat terus meningkat. Layanan ini juga inklusif untuk masyarakat rentan, di mana pelayanan dilakukan jemput bola di tempat tinggal warga," katanya.



Pewarta:
Editor: Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026