
BPJS Ketenagakerjaan lindungi mahasiswa KKN UNS

Solo (ANTARA) - BPJS Ketenagakerjaan melindungi mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta yang akan menjalani kuliah kerja nyata (KKN) periode Juli-Agustus 2026.
Kepala Bidang Kepesertaan Korporasi dan Institusi selaku Pps. Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surakarta Faridah Hanum di sela pelepasan mahasiswa KKN di Kampus UNS Solo, Jawa Tengah, Selasa memastikan sebanyak 2.914 mahasiswa KKN UNS telah terlindungi oleh dua program BPJS Ketenagakerjaan, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).
Pihaknya berharap seluruh kegiatan berjalan aman tanpa risiko, meski demikian ia menegaskan kesiapan penuh BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan pelayanan terbaik jika terjadi risiko di lapangan.
Ia mengatakan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi mahasiswa KKN merupakan bentuk komitmen BPJS Ketenagakerjaan dalam mendukung kegiatan pendidikan yang melibatkan aktivitas di lapangan. Menurutnya, mahasiswa yang menjalankan pengabdian kepada masyarakat juga memiliki potensi risiko kerja sehingga perlu mendapatkan perlindungan sejak awal.
“Kami berharap seluruh mahasiswa dapat menjalankan program KKN dengan tenang dan fokus memberikan kontribusi terbaik kepada masyarakat. Dengan adanya perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian, kami ingin memastikan para peserta mendapatkan rasa aman selama menjalankan tugas pengabdian,” ujarnya.
Ia juga memberikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin dengan UNS dalam rangka memberikan perlindungan kepada para mahasiswa.
“Mudah-mudahan ini bermanfaat untuk semuanya, KKN UNS bisa menjalankan KKN dengan bebas cemas,” katanya.
Sementara itu, dengan mengusung tema Penguatan Masyarakat Berbasis SDGs sebagai Upaya Mewujudkan Kemandirian Desa, program KKN kali ini memperluas jangkauan dampak lewat kolaborasi strategis dengan berbagai pihak, termasuk BPJS Ketenagakerjaan dan Pertamina.
Rektor UNS Prof. Hartono mengatakan para mahasiswa tersebut akan diterjunkan ke sebanyak 28 kabupaten dengan didampingi oleh tidak kurang dari 110 dosen pembimbing lapangan.
Selain bekerja sama dengan Pertamina dan BPJS Ketenagakerjaan, UNS juga menggandeng Perpustakaan Nasional untuk program kota literasi serta berkolaborasi intensif dengan berbagai pemerintah daerah. Lokasi penempatan mahasiswa terjauh pada periode ini berada di Kabupaten Banyuwangi, sementara wilayah dengan alokasi mahasiswa terbanyak ditempatkan di Kabupaten Sragen.
Hartono menekankan KKN bukan sekadar pemenuhan tugas akademik, melainkan juga sebuah kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar langsung di kampus nyata, yaitu kehidupan bermasyarakat.
Melalui interaksi, komunikasi, dan sosialisasi ini, mahasiswa diharapkan dapat mengasah kemampuan soft skill mereka. Sesuai dengan arahan kementerian mengenai desain kampus berdampak, tema-tema yang diangkat didasarkan pada masalah riil di masyarakat agar kehadiran mahasiswa memberikan kontribusi nyata bagi kemandirian desa.
Pewarta: Aris Wasita
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
