
Piala Dunia 2026 : Prediksi Amerika Serikat vs Belgia

Jakarta (ANTARA) - Amerika Serikat (AS) akan menghadapi Belgia pada babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2026 di Stadion Seattle, Selasa pukul 07.00 WIB, dengan tiket menuju perempat final menjadi taruhan dalam pertemuan ulang kedua tim setelah 12 tahun.
Laga ini menjadi pertemuan pertama kedua negara di Piala Dunia sejak Belgia menyingkirkan AS dengan skor 2-1 melalui perpanjangan waktu pada babak 16 besar Piala Dunia 2014 di Brasil.
AS datang dengan skuad yang hampir sepenuhnya berbeda dibandingkan pertemuan tersebut. Di bawah arahan Mauricio Pochettino, tim berjuluk Stars and Stripes itu lolos ke fase gugur sebagai juara Grup D sebelum mengalahkan Bosnia dan Herzegovina 2-0 pada babak 32 besar.
Penyerang Folarin Balogun kembali tersedia setelah sanksi kartu merah yang diterimanya pada laga sebelumnya dibatalkan. Kehadirannya menjadi tambahan kekuatan bagi AS yang memburu penampilan pertama di perempat final sejak Piala Dunia 2002.
Di sisi lain, Belgia mengincar tempat di delapan besar untuk keempat kalinya sepanjang sejarah dan ketiga kalinya dalam empat edisi Piala Dunia terakhir.
Tim asuhan Rudi Garcia melangkah ke babak gugur sebagai juara Grup G sebelum mencatat kemenangan dramatis 3-2 atas Senegal melalui babak tambahan waktu.
Sempat tertinggal dua gol hingga tujuh menit menjelang waktu normal berakhir, Belgia bangkit berkat dua gol kapten Youri Tielemans dan satu gol Romelu Lukaku.
Meski telah memasuki generasi baru, Belgia masih mengandalkan sejumlah pemain senior seperti Thibaut Courtois, Kevin De Bruyne, Romelu Lukaku, dan Axel Witsel.
Kedua tim juga sempat bertemu dalam laga persahabatan pada Maret lalu ketika Belgia meraih kemenangan 5-2 atas AS di Atlanta.
Garcia menegaskan kembalinya Balogun tidak akan mengubah persiapan timnya menghadapi pertandingan nanti.
"Kami fokus kepada pertandingan dan tim kami sendiri. Kehadiran Balogun tidak mengubah apa pun. Kami hanya harus bermain lebih konsisten sepanjang laga," ujar Garcia, dikutip dari FIFA.
Sementara itu, Courtois menilai Belgia kini memiliki wajah baru meski masih diperkuat beberapa pemain dari generasi emas.
"Kami adalah tim yang lebih muda dibandingkan Piala Dunia sebelumnya. Ini era baru, meski masih ada beberapa pemain dari Golden Generation," kata Courtois.
Pochettino menyebut Belgia sebagai salah satu kandidat juara, namun berharap timnya mampu memperlihatkan performa yang lebih baik dibandingkan saat kalah dalam laga uji coba beberapa bulan lalu.
"Saya sangat menghormati Belgia. Mereka adalah salah satu tim yang berpeluang menjuarai Piala Dunia. Saya berharap kami bisa menampilkan permainan yang berbeda dan mungkin mendapatkan hasil yang berbeda pula," ujar pelatih asal Argentina tersebut.
Dalam catatan pertemuan Piala Dunia, AS memenangi duel pertama kedua tim pada edisi 1930 dengan skor 3-0.
Namun, setelah itu Belgia tidak pernah lagi kalah dari AS, termasuk kemenangan 2-1 pada babak 16 besar Piala Dunia 2014 yang dikenang berkat penampilan gemilang kiper Tim Howard dengan rekor 16 penyelamatan dalam satu pertandingan Piala Dunia.
Pewarta: Arindra Meodia
Editor:
Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
