Logo Header Antaranews Jateng

Pemkot Pekalongan memperluas kolaborasi program Genting tekan stunting

Senin, 6 Juli 2026 16:25 WIB
Image Print
Petugas Dinas Kesehatan Kota Pekalongan memberikan imunisasi pada balita, belum lama ini. ANTARA/HO-Humas Kota Pekalongan

Pekalongan (ANTARA) - Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah, memperluas kolaborasi dalam pelaksanaan program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) sebagai salah satu strategi mempercepat penurunan stunting.

Sekretaris Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kota Pekalongan Nur Agustina di Pekalongan, Senin, mengatakan program Genting salah satu program proyek (quick win) Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga untuk memperkuat intervensi pencegahan stunting.

"Pada tahun 2025, kami mampu memenuhi target 1.330 sasaran. Oleh karena itu, pada 2025 kami berupaya memperluas program itu dengan melibatkan dunia usaha, lembaga filantropi, dan berbagai elemen masyarakat," katanya.

Ia mengatakan keberhasilan tersebut didukung keterlibatan aparatur sipil negara di seluruh perangkat daerah yang menjadi orang tua asuh dengan pendampingan dari masing-masing kelurahan.

Memasuki tahun ini, pihaknya mengembangkan skema kolaborasi yang lebih luas dengan mengajak dunia usaha melalui program tanggung jawab sosial perusahaan, lembaga zakat, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat untuk berpartisipasi dalam Program Genting.

"Kami berharap semakin banyak dunia usaha dan berbagai elemen masyarakat yang ikut bergabung sehingga upaya percepatan penurunan stunting dapat dilakukan secara berkelanjutan," katanya.

Menurut dia, penanganan stunting tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata melainkan membutuhkan dukungan dan kepedulian seluruh pemangku kepentingan.

"Oleh karena itu, melalui kolaborasi yang semakin kuat, program Genting diharapkan mampu mempercepat terwujudnya generasi di daerah yang sehat, berkualitas, dan bebas stunting," katanya.

Baca juga: Pemkot Pekalongan mencatat 11.090 KPM PKH masuk dalam kategori desil 1-4



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026