
Gubernur Jateng: APBD tetap terjaga meski tekanan ekonomi global dan keterbatasan fiskal

Magelang (ANTARA) - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan, kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Tengah pada semester I-2026 tetap terjaga meski dihadapkan pada tekanan ekonomi global dan keterbatasan fiskal.
Luthfi di Magelang, Minggu, menyampaikan kondisi tersebut dapat dicapai karena pemerintah memfokuskan belanja daerah pada program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Hal itu ia sampaikan menanggapi apresiasi dari Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terkait kinerja APBD Provinsi Jawa Tengah yang terjaga di tengah ketidakpastian kondisi global dan keterbatasan fiskal.
Ia mengatakan, belanja daerah difokuskan pada infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan penguatan sektor produktif, sehingga tetap mampu menopang pertumbuhan ekonomi di tengah ketidakpastian global.
"APBD harus kita gunakan untuk masyarakat yang sangat membutuhkan," katanya usai kegiatan Rupiah Borobudur Playon di Kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang.
Dengan cara itu, katanya, ekonomi Jateng terus tumbuh. Buktinya, perekonomian di Jawa Tengah masih dapat tumbuh 5,89 persen atau di atas rata-rata nasional. Dengan realisasi investasi pada 2025 sebesar Rp110,02 triliun dan pada triwulan I-2026 sudah mencapai Rp23 triliun. Tak ayal, juga berdampak pada penurunan angka kemiskinan dari 9,58 persen menjadi 9,38 persen.
"Serapan tenaga kerja yang mencapai sekitar 92 ribu pada triwulan I-2026. Investasi di Jawa Tengah didominasi oleh padat karya,” ucap dia.
Capaian-capaian itu, lanjut dia, tak lepas dari kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat, kabupaten/kota, perguruan tinggi, perbankan, hingga perusahaan swasta.
Tak hanya itu, peran masyarakat dan media massa juga penting dalam memberikan kritik dan saran terkait pembangunan di Jawa Tengah.
Kritik konstruktif sangat penting untuk mengoreksi apabila ada kekurangan dalam kinerja pemerintah daerah.
Sebelumnya Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam kunjungan kerjanya ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Semarang I mengungkapkan kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Tengah masih tetap terjaga di tengah ketidakpastian kondisi global.
Baca juga: Gubernur Jateng ikut meramaikan Rupiah Borobudur Playon 2026
Pewarta: Heru Suyitno
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
