
Wagub Jateng: Program Speling permudah akses layanan kesehatan spesialis hingga kecamatan

Banyumas (ANTARA) - Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Taj Yasin Maimoen mengatakan Program Dokter Spesialis Keliling (Speling) menjadi upaya Pemerintah Provinsi Jateng untuk mempermudah akses masyarakat terhadap layanan kesehatan spesialis hingga tingkat kecamatan.
"Program ini merupakan bentuk komitmen pemerintah agar masyarakat tidak perlu menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan pemeriksaan dari dokter spesialis. Layanan kesehatan harus semakin dekat, mudah dijangkau, dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," katanya saat meninjau pelaksanaan Program Speling di Klinik NU Medika Cilongok, Kabupaten Banyumas, Sabtu.
Ia mengharapkan Program Speling meningkatkan deteksi dini berbagai penyakit sehingga masyarakat dapat memperoleh penanganan medis lebih cepat tanpa harus datang ke rumah sakit yang berlokasi jauh dari tempat tinggal mereka.
Ia mengharapkan cakupan Program Speling terus diperluas sehingga semakin banyak masyarakat, terutama di wilayah dengan akses layanan kesehatan terbatas, dapat memperoleh pemeriksaan kesehatan spesialis secara cepat, mudah, dan tanpa biaya.
Program Speling salah satu upaya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperluas akses layanan kesehatan melalui kolaborasi dengan rumah sakit daerah, tenaga kesehatan, serta berbagai fasilitas pelayanan kesehatan di sejumlah daerah.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah hingga 24 Juni 2026, Program Speling telah dilaksanakan 1.320 kali di 1.310 desa dan kelurahan dengan jumlah penerima manfaat 109.304 orang.
Dari jumlah tersebut, 84.325 orang menerima layanan pada 2025, sedangkan 24.979 orang telah memperoleh manfaat sepanjang 2026.
Program Speling yang digelar di Klinik NU Medika Cilongok mendapat sambutan antusias masyarakat. Ratusan warga tampak mengantre secara tertib untuk memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang disediakan.
Pelaksanaan program tersebut melibatkan dokter spesialis dan tenaga kesehatan di Kabupaten Banyumas, termasuk tim medis dari RSUD Prof Margono Soekarjo Banyumas.
Saat meninjau lokasi, Taj Yasin menyapa warga yang sedang menjalani pemeriksaan sekaligus melihat langsung berbagai layanan kesehatan yang tersedia, mulai dari poli umum, poli gigi, rawat jalan, pemeriksaan gula darah, kolesterol, hingga layanan penunjang kesehatan lainnya.
Ia juga melihat perkembangan fasilitas dan pelayanan Klinik NU Medika Cilongok.
Ia mengharapkan klinik tersebut terus meningkatkan kualitas pelayanan agar mampu menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat yang terus berkembang.
Salah seorang warga, Naimatul, mengaku memanfaatkan layanan rontgen paru karena sedang mengalami flu melalui kesempatan itu.
Menurut dia, program tersebut membantu warga karena memberikan akses pemeriksaan kesehatan tanpa membebani biaya.
"Sangat terbantu, karena sedang flu jadi mau rontgen paru," katanya.
Baca juga: Pemkab Banyumas ajak PKUB perkuat sinergi
Pewarta: Sumarwoto
Editor:
Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
