Logo Header Antaranews Jateng

BPJS Ketenagakerjaan Pekalongan giatkan tanam mangrove

Rabu, 1 Juli 2026 22:45 WIB
Image Print
Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Pekalongan Widhi Astri Aprillia Nia bersama karyawan melakukan tanam mangrove di pesisir Keliurahan Degayu, belum lama ini. (ANTARA/HO-Humas BPKS Ketenagakerjaan Pekalongan)

Pekalongan (ANTARA) - BPJS Ketenagakerjaan Pekalongan, Jawa Tengah, bersama pemerintah daerah setempat menggiatkan gerakan tanam mangrove di kawasan pesisir Kelurahan Degayu sebagai upaya mendukung mitigasi perubahan iklim dan pencegahan abrasi.

Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Pekalongan Widhi Astri Aprillia Nia di Pekalongan, Rabu, mengatakan bahwa program ini menjadi sarana bagi karyawan untuk berkontribusi secara langsung kepada masyarakat dan lingkungan melalui berbagai aksi sosial yang memberikan dampak berkelanjutan.

"Melalui kegiatan Go Green ini, kami ingin menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan harus menjadi bagian dari budaya kerja dan kehidupan sehari-hari," katanya.

Menurut dia, penanaman mangrove merupakan langkah kecil yang memiliki manfaat besar dalam menjaga ekosistem pesisir, mengurangi abrasi, serta mendukung upaya pelestarian lingkungan untuk generasi mendatang.

Wilayah pesisir, kata dia, kini menghadapi berbagai tantangan lingkungan seperti abrasi pantai, banjir rob, dan penurunan kualitas ekosistem pesisir.

"Oleh karena itu, kami bersama Dinas Lingkungan Hidup melakukan kegiatan pemerintah daerah melakukan penanaman seribu bibit pohon bakau di kawasan pesisir," katanya.

Ia mengatakan kegiatan ini tidak hanya menjadi simbol kepedulian terhadap lingkungan tetapi juga merupakan langkah nyata dalam mendukung pelestarian ekosistem pantai.

Pohon bakau atau mangrove, kata dia, memiliki peran penting sebagai benteng alami yang mampu mengurangi dampak abrasi, menahan hempasan gelombang laut, serta mengurangi risiko banjir rob yang selama ini menjadi permasalahan di Kota Pekalongan.

"Penanaman seribu bibit pohon bakau diharapkan dapat memperkuat kawasan pesisir sekaligus memulihkan habitat berbagai jenis biota laut. Akar mangrove yang kuat mampu mengikat sedimen sehingga membantu menstabilkan garis pantai dan tempat berkembangbiaknya seperti udang, kepiting, dan organisme lain yang memiliki nilai ekonomi warga," katanya.

Ia mengatakan kolaborasi antara BPJS Ketenagakerjaan dan Dinas Lingkungan Hidup menunjukkan bahwa pelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.

"Sebagai lembaga yang berkomitmen memberikan perlindungan kepada para pekerja, kami juga berperan aktif dalam mendukung program tanggung jawab sosial dan pembangunan berkelanjutan," katanya.



Pewarta:
Editor: Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026