
KAI Purwokerto gandeng BNN cegah narkoba di kalangan petugas

Purwokerto (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, untuk memperkuat pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan petugas guna menjaga keselamatan perjalanan kereta api selama masa libur sekolah.
"Keselamatan perjalanan kereta api merupakan prioritas utama. Oleh karena itu, seluruh petugas yang bertugas, khususnya frontliner dan petugas operasional, harus berada dalam kondisi prima serta bebas dari penyalahgunaan narkoba," kata Manajer Humas KAI Daop 5 Purwokerto M As'ad Habibuddin di Purwokerto, Banyumas, Selasa.
Ia mengatakan kerja sama tersebut diwujudkan melalui tes urine secara acak terhadap 27 petugas yang terdiri atas Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA), penjaga perlintasan sebidang, petugas keamanan, petugas kebersihan, dan pramugara kereta api.
Menurut dia, hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh peserta dinyatakan negatif narkoba sehingga dipastikan siap menjalankan tugas memberikan pelayanan sekaligus mendukung operasional perjalanan kereta api secara aman.
Selain tes urine, para petugas juga mengikuti sosialisasi mengenai Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang diselenggarakan bersama BNN Kabupaten Banyumas sebagai bagian dari upaya membangun budaya kerja yang sehat, profesional, dan berintegritas.
Ia mengatakan KAI secara konsisten melakukan edukasi, pembinaan, serta pemeriksaan berkala terhadap pekerja untuk mencegah penyalahgunaan narkotika sekaligus menjaga kualitas pelayanan kepada pelanggan.
“Kesiapan sumber daya manusia menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keselamatan perjalanan kereta api, terutama di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat selama masa libur sekolah,” katanya.
Ia mengatakan data KAI Purwokerto mencatat sebanyak 233.788 pelanggan menggunakan layanan kereta api pada periode 22-28 Juni 2026.
Menurut dia, jumlah tersebut meningkat 19 persen dibandingkan pekan sebelumnya yang mencapai 196.377 pelanggan.
‘KAI Purwokerto akan terus memperkuat langkah preventif melalui pemeriksaan kesehatan, tes urine, serta edukasi P4GN secara berkelanjutan agar setiap pelanggan memperoleh layanan transportasi kereta api yang aman, andal, dan berkualitas,” kata As’ad menegaskan.
Pewarta: Sumarwoto
Editor:
Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
