Logo Header Antaranews Jateng

Prospect Institute bawa perspektif strategis dalam penjurian COMMPARTY UNS 2026

Rabu, 17 Juni 2026 19:17 WIB
Image Print
Prospect Institute-Prospect Institute terlibat dalam penjurian COMMPARTY UNS 2026 di Solo, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu. ANTARA/HO-Prospect Institute

Solo (ANTARA) - Prospect Institute-Prospect Institute berkomitmen membawa perspektif strategis dalam penjurian COMMPARTY UNS 2026.

Program Manager Prospect Institute Lukas Raditya di Solo, Jawa Tengah, Rabu mengatakan lembaga tersebut berperan sebagai juri dalam rangkaian Final Lomba Strategic Plan COMMPARTY (Communication Party) UNS 2026.

Menurut dia, kolaborasi antara dunia profesional dan akademik menjadi salah satu langkah penting dalam melahirkan perspektif baru bagi generasi masa depan.

“Prospect Institute-Prospect Institute adalah partner strategis perusahaan dalam memperkuat kinerja keberlanjutan melalui riset, analisis kebijakan, dan pengembangan kapasitas berbasis data di bidang PROPER, ESG, pengelolaan lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat,” katanya.

Mengusung tema Growing Beyond Shaping Tomorrow, dikatakannya, kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir strategis, menyusun gagasan komunikasi, serta menghadirkan solusi yang relevan terhadap berbagai tantangan organisasi dan industri.

Dalam Final Lomba Strategic Plan yang berlangsung di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sebelas Maret (UNS), Sabtu (13/6), ia dipercaya untuk memberikan penilaian terhadap berbagai ide dan strategi yang dikembangkan oleh para finalis.

Melalui pengalamannya dalam mengelola program dan menyusun pendekatan strategis, ia memberikan perspektif mengenai pentingnya perencanaan yang terstruktur, pemahaman konteks, serta kemampuan menerjemahkan gagasan menjadi strategi yang memiliki dampak.

Menurut dia, keterlibatan Prospect Institute dalam kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen untuk memperkuat ekosistem pembelajaran dan pertukaran pengetahuan, khususnya dalam komunikasi strategis. Pengalaman praktis yang dimiliki para profesional di industri diharapkan dapat menjadi jembatan bagi mahasiswa untuk memahami bagaimana konsep komunikasi diterapkan dalam konteks nyata.

“Komunikasi strategis membutuhkan kemampuan untuk memahami konteks, membaca kebutuhan, dan menerjemahkan pesan menjadi sebuah pendekatan yang memiliki tujuan jelas. Melalui kegiatan seperti COMMPARTY, mahasiswa memiliki kesempatan untuk mengasah kemampuan tersebut sekaligus melihat bagaimana proses perencanaan komunikasi dibangun secara lebih komprehensif,” katanya.

Selain menjadi bagian dari proses penjurian, kehadiran Prospect Institute dalam rangkaian COMMPARTY UNS 2026 juga mencerminkan peran aktif dalam mendukung pengembangan talenta muda serta memperluas ruang kolaborasi antara dunia profesional dan akademik.

“Partisipasi ini merupakan bentuk komitmen kami untuk mendukung pengembangan talenta muda sekaligus memperkuat kolaborasi antara kampus dan industri,” katanya.

Sementara itu, melalui berbagai keterlibatan dalam forum, diskusi, dan kegiatan pengembangan kapasitas, pihaknya terus berupaya menghadirkan kontribusi berbasis pengetahuan yang dapat mendukung pertumbuhan individu maupun organisasi.

“Kolaborasi bersama institusi pendidikan menjadi salah satu langkah untuk memperkuat pertukaran pengalaman dan mendorong lahirnya perspektif baru dalam menghadapi tantangan komunikasi di masa depan,” katanya.



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026