
Bupati: Penyerapan APBD akan dipercepat setelah proyek jalan

Kudus (ANTARA) - Bupati Kudus Sam'ani Intakoris mengungkapkan penyerapan APBD 2026 akan dipercepat setelah proyek kegiatan dari masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) berjalan.
"Kami perkirakan penyerapan terjadi lonjakan pada bulan Agustus dan September 2026, karena semua proyek kegiatan mulai dijalankan," ujarnya di Kudus, Jawa Tengah, Rabu.
Setelah semua program kegiatan berjalan, Pemkab Kudus juga akan membentuk tim percepatan penyerapan anggaran untuk memastikan ada tidaknya kendala di lapangan.
Ia mengungkapkan pencairan anggaran di masing-masing kegiatan biasanya setelah ada kontrak, kemudian dilakukan secara bertahap.
Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Kudus Djati Solechah mengungkapkan realisasi penyerapan APBD hingga 31 Mei 2026 mencapai Rp645,12 miliar atau 28,29 persen dari total anggaran 2026 sebesar Rp2,28 triliun.
Ia mengatakan capaian tersebut menunjukkan pelaksanaan program dan kegiatan di masing-masing OPD terus berjalan.
Berdasarkan data realisasi belanja per OPD, sejumlah perangkat daerah telah mencatatkan penyerapan anggaran di atas rata-rata. Sektor pendidikan dan kesehatan menjadi penyumbang terbesar dalam realisasi belanja daerah seiring pelaksanaan berbagai program pelayanan publik.
Untuk Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kudus dari anggaran sebesar Rp673,25 miliar, terserap sebesar Rp186,94 miliar atau 27,77 persen. Sedangkan RSUD Kudus dari anggaran Rp413,1 miliar terserap sebesar Rp111,29 miliar atau 26,94 persen.
Kemudian disusul Dinas Kesehatan Kudus dari anggaran Rp229 miliar terserap Rp80,23 miliar atau 35,03 persen. Sedangkan tingkat penyerapan anggaran di OPD lainnya bervariasi antara ratusan juta hingga puluhan miliar.
Pemkab Kudus, kata Djati, terus mendorong percepatan pelaksanaan program dan kegiatan di seluruh OPD agar serapan anggaran semakin optimal pada semester kedua tahun anggaran 2026. Percepatan penyerapan diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
