
Polisi ungkap penyebab kematian sekeluarga di glamping Kledung Temanggung

Semarang (ANTARA) - Aparat kepolisian memastikan kematian empat orang dari satu keluarga saat menginap di kawasan wisata Kledung, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, akibat keracunan zat karbon monoksida (CO) yang bersumber dari tungku pembakaran di dalam tenda
Kepala Polres Temanggung Ajun Komisaris Besar Polisi Zamrul Aini di Semarang, Senin, mengatakan gas CO yang menjadi penyebab keempat korban mati lemas berasal dari tungku pembakaran yang disediakan untuk menghangatkan tubuh.
Menurut dia, kesimpulan tersebut didasarkan atas hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan laboratorium forensik, serta otopsi terhadap salah satu korban.
"Tungku itu seharusnya diletakkan di luar sesuai instruksi pengelola, namun justru di bawa ke dalam tenda," katanya saat merilis pengungkapan kasus tersebut.
Menurut Kapolres, petugas justru menemukan kompor beserta tabung gas berada di luar tenda.
Berdasarkan hasil otopsi, kata dia, tidak ditemukan kandungan sianida di dalam tubuh korban.
Dalam penyidikan peristiwa tersebut, polisi telah memeriksa 27 orang, termasuk dua ahli.
Sebelumnya, pada 27 Mei 2026, empat orang dari satu keluarga, masing-masing MHM (52), M (43), AEH (17), dan BAH (21) ditemukan meninggal dunia saat berkemah di kawasan objek wisata Kledung, Kabupaten Temanggung.
Jenazah keempat korban ditemukan oleh petugas tempat wisata yang mengingatkan mereka saat harus meninggalkan lokasi itu pada 28 Mei 2026.
Baca juga: Polisi Temanggung ungkap dua dugaan penyebab kematian empat korban di dalam tenda
Baca juga: Polisi tunggu pemeriksaan forensik pemicu kematian satu keluarga di Temanggung
Pewarta: Immanuel Citra Senjaya
Editor:
Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
