Logo Header Antaranews Jateng

PDAM Batang bidik minimal 2.000 pelanggan baru per tahun

Senin, 15 Juni 2026 14:05 WIB
Image Print
Direktur Umum Perusahaan Daerah Air Minum Sendang Kamulyan Kabupaten Batang Sys Mandayun. (ANTARA/Kutnadi)

Batang (ANTARA) - Perusahaan Daerah Air Minum Sendang Kamulyan Kabupaten Batang, Jawa Tengah, membidik minimal 2 ribu pelanggan baru per tahun untuk mengimbangi masifnya pertumbuhan perumahan dan efek perkembangan kawasan industri di daerah ini.

Direktur Umum Perusahaan Daerah Air Minum Sendang Kamulyan Kabupaten Batang Sys Mandayun di Batang, Senin, mengatakan bahwa penambahan pelanggan baru ini bukan sekadar perkara menyambung pipa tetapi juga bagaimana mendapatkan sumber air baku baru.

"Saat ini, perusahaan memiliki 62.374 pelanggan dan 15 titik sumber air tetapi jumlah tersebut harus terus ditambah demi mengimbangi ledakan hunian baru," katanya.

Menurut dia, pencarian sumber mata air baru tidak boleh pasif menunggu datangnya pelanggan.

"Kalau soal penambahan sumber itu kita tidak harus menunggu pelanggan karena memang justru kunci utamanya adalah pada sumber air ini," katanya.

Ia mengatakan di tengah kondisi keuangan daerah yang terbatas, pihaknya memilih realistis dan berupaya mandiri tanpa terus-menerus menengadah meminta bantuan modal.

"Kami juga dengan kondisi saat ini yang memang murni berdiri sendiri artinya modal sendiri lah istilahnya. Harapan kami memang setiap tahunnya ada (bantuan) tetapi juga harus sadar dengan kondisi APBD yang masih terbatas," katanya.

Ia mengatakan untuk memastikan pasokan air ke rumah pelanggan tetap lancar dan stabil, tim produksi disiagakan tanpa henti.

Layanan ini, kata dia, mengacu pada prinsip kuantitas, kualitas, dan kontinuitas yang menjadi amanat langsung dari pemerintah daerah.

"Itu merupakan tugas pokok utama dari teman-teman yang ada di bagian produksi. Mereka sudah mempunyai tim dan bekerja hampir 24 jam," katanya.

Baca juga: PDAM Batang raih penghargaan Perpamsi Jateng Award 2026



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026