
Ruang kelas SMAN 1 Cepu Blora bocor, ganggu aktivitas belajar

Blora (ANTARA) - Delapan ruang kelas di SMA Negeri 1 Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah mengalami kebocoran, sehingga saat hujan turun mengganggu aktivitas belajar mengajar para siswa.
Kepala SMA Negeri 1 Cepu Jerry Puspitasari di Blora, Sabtu, membenarkan adanya delapan ruang kelas yang mengalami kebocoran, sehingga menjadi perhatian, karena berdampak pada kenyamanan siswa saat belajar.
Menurut Jerry, pihak sekolah telah melakukan pendataan terhadap kerusakan yang terjadi dan mengupayakan perbaikan melalui mekanisme yang tersedia.
Ia menambahkan sekolah juga melakukan langkah antisipasi agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan meskipun hujan turun dan beberapa ruang kelas mengalami kebocoran.
"Kami terus berupaya mencari solusi agar proses pembelajaran tidak terganggu sambil menunggu perbaikan," ujarnya.
Para siswa berharap perbaikan segera dilakukan, sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung lebih nyaman dan aman, terutama selama musim hujan.
Athallah Haidar Mahib Agra Mahendra, salah satu siswa kelas X-3 mengakui air hujan masuk ke dalam kelas melalui plafon yang bocor. Akibatnya, sejumlah siswa terpaksa berpindah tempat duduk agar tidak terkena tetesan air.
"Kalau hujan, air masuk dari plafon yang bocor. Teman-teman yang duduk di sisi utara kelas harus bergeser supaya tidak terkena tetesan air," ujarnya.
Menurut Athallah, kondisi tersebut cukup mengganggu proses pembelajaran, karena siswa harus memindahkan meja dan kursi ketika hujan turun.
"Kadang saat pelajaran berlangsung kami harus berpindah tempat duduk. Tentu hal itu mengganggu konsentrasi belajar," ujarnya.
Ia menambahkan selain plafon yang bocor, sejumlah bagian bangunan sekolah juga mulai mengalami kerusakan. Kayu kusen jendela, rangka atap, hingga genteng di beberapa ruang kelas sudah rapuh dan memerlukan perbaikan.
Keluhan serupa disampaikan siswa kelas X-6, M. Zovan Revano. Ia mengatakan kebocoran tidak hanya terjadi di satu ruang kelas, juga di beberapa ruang lainnya.
"Kalau hujan deras, beberapa kelas bocor. Air menetes ke dalam kelas dan membuat lantai menjadi basah, sehingga siswa harus berpindah tempat duduk," ujarnya.
Ia berharap perbaikan segera dilakukan agar kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung lebih nyaman dan siswa dapat mengikuti pelajaran dengan lebih fokus.
Pewarta: Akhmad Nazaruddin/Gunawan
Editor:
Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
