Logo Header Antaranews Jateng

Kejari Batang edukasi pelajar melalui Program Jaksa Masuk Sekolah

Kamis, 11 Juni 2026 06:08 WIB
Image Print
Sejumlah pelajar sedang mengikuti edukasi hukum bahaya narkoba di Batang, Selasa (9/6/2026). (ANTARA/Kutnadi)

Batang (ANTARA) - Kejaksaan Negeri Kabupaten Batang, Jawa Tengah, memasifkan edukasi hukum terhadap para pelajar tentang bahaya narkoba melalui Program Jaksa Masuk Sekolah sebagai upaya mencegah penyalahgunaan narkotika.

Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Batang Raymod Ali di Batang, Rabu, mengatakan bahwa Program Jaksa Masuk Sekolah ini sangat bermanfaat bagi para pelajar karena mereka mendapatkan penjelasan secara lisan maupun memberikan contoh barang narkoba secara langsung.

"Kami tidak hanya memberikan penjelasan secara lisan saja tetapi juga memberikan contoh-contoh (narkoba) seperti apa," katanya.

Menurut dia, pihaknya terus berupaya mencegah para pelajar tidak menggunakan narkoba karena barang memabukkan itu akan berbahaya bagi kelangsungan hidup mereka.

Generasi muda, kata dia, merupakan kelompok yang rentan terhadap penyalahgunaan narkotika.

"Mereka adalah generasi muda penerus bangsa sehingga perlu diberikan edukasi terhadap bahaya narkoba. Untuk di daerah ini, generasi muda masih dapat dicegah dan kondusif, bahkan mereka merespons positif adanya edukasi ini," katanya.

Pelajar Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Batang Risqy mengaku dirinya bersama rekan-rekannya baru mengetahui jenis narkoba seperti sabu dan obat-obatan terlarang pada acara pemusnahan barang narkoba di Kejari Batang, Selasa (9/6).

Selain itu, kata dia, bisa mengetahui bagaimana barang bukti obat-obatan terlarang itu dimusnahkan agar tidak bisa digunakan kembali.

"Ternyata ketika obat-obatan tersebut dicampurkan ke cairan kimia pembersih lantai itu bisa terurai sehingga tidak bisa digunakan kembali. Selain itu yang paling menarik perhatian adalah saat melihat bentuk sabu dari jarak dekat yang mirip gula batu atau tawas," katanya.

Ia mengatakan dengan melihat narkoba secara langsung justru akan mendapatkan pengalaman sebagai sarana edukasi yang bermanfaat bagi pelajar lainnya.

"Sebagai edukasi saya dan teman-teman yang lain. Kalau sabu menurut saya bentuknya seperti gula batu dan mirip seperti tawas," katanya.



Pewarta:
Editor: Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026