
Prospect Institute optimalisasi potensi UMKM lewat pelatihan social mapping bagi fasilitator Rumah BUMN Pertamina

Solo (ANTARA) - Prospect Institute mendorong optimalisasi potensi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lewat pelatihan social mapping bagi fasilitator Rumah BUMN Pertamina.
President Director Prospect Institute Miftah Faridl Widhagdha mengatakan stakeholder mapping diselenggarakan di PT Pertamina Persero (Branch Office) Yogyakarta, 4 Juni 2026.
Ia mengatakan kegiatan dilakukan karena pemberdayaan UMKM memerlukan pemahaman yang komprehensif terhadap karakteristik sosial, ekonomi, serta potensi yang berkembang di setiap wilayah.
Pada kesempatan itu, ia membawakan materi mengenai penerapan social mapping sebagai pendekatan strategis untuk mengoptimalkan potensi UMKM berbasis pemetaan sosial masyarakat. Materi ini dirancang untuk memperkuat kapasitas fasilitator Rumah BUMN Pertamina dalam memahami dinamika lokal, mengidentifikasi kebutuhan pelaku usaha, serta merancang program pendampingan yang lebih tepat sasaran.
Menurut dia, pengembangan UMKM tidak dapat dilepaskan dari konteks sosial yang melingkupinya. Oleh karena itu, social mapping menjadi instrumen penting untuk memetakan aset, potensi, tantangan, hingga siapa saja aktor-aktor yang berpengaruh dalam suatu wilayah.
“Setiap komunitas memiliki karakteristik dan potensi yang berbeda. Fasilitator Rumah BUMN ada baiknya melakukan social mapping sebagai langkah awal Melalui social mapping, fasilitator dapat memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai kondisi masyarakat sehingga program pengembangan UMKM dapat dirancang secara lebih relevan, efektif, dan berkelanjutan,” ujar Miftah.
Selama sesi pelatihan, peserta memperoleh pemahaman mengenai konsep dasar social mapping, metode identifikasi pemangku kepentingan, teknik pemetaan potensi lokal, serta pemanfaatan hasil pemetaan dalam penyusunan strategi pemberdayaan masyarakat dan UMKM.
Hasil pemetaan tersebut kemudian menjadi dasar dalam menyusun strategi dan action plan yang efektif. Dengan demikian, pendekatan ini diharapkan dapat membantu fasilitator dalam mengembangkan program yang selaras dengan kebutuhan dan peluang yang ada di masing-masing wilayah binaan.
Kegiatan ini juga menjadi ruang diskusi bagi para fasilitator untuk berbagi pengalaman lapangan serta mengeksplorasi berbagai pendekatan dalam membangun hubungan yang konstruktif dengan pemangku kepentingan di tingkat lokal.
Dengan pemahaman yang lebih mendalam mengenai ekosistem sosial masyarakat, fasilitator diharapkan mampu mendorong terciptanya program pemberdayaan yang memberikan dampak jangka panjang.
Sebagai lembaga yang berfokus pada pengembangan keberlanjutan, riset sosial, dan pemberdayaan masyarakat, Prospect Institute terus mendorong penerapan pendekatan berbasis data dan pemetaan sosial dalam berbagai program pengembangan komunitas.
Melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, Prospect Institute berkomitmen mendukung terciptanya ekosistem UMKM yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan.
Pewarta: Aris Wasita
Editor:
Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
