
Pemkab Demak dekatkan layanan publik melalui program "Demang Ngantor Deso"

Demak (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Demak, Jawa Tengah, terus berupaya mendekatkan berbagai layanan kepada masyarakat melalui program "Demang Ngantor Deso" yang melibatkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), instansi vertikal, BUMN, BUMD, hingga lembaga mitra lainnya.
"Program 'Demang Ngantor Deso' merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan yang lebih mudah dijangkau masyarakat. Intinya program ini mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Jadi semua pelayanan ada di sini dan bisa dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat," kata Bupati Demak Eisti'anah saat menghadiri kegiatan "Demang Ngantor Deso" di Desa Mangunrejo, Kecamatan Kebonagung, Rabu.
Kegiatan yang digelar di Desa Mangunrejo tersebut merupakan pelaksanaan kedua setelah sebelumnya berlangsung di Desa Sumberejo, Kecamatan Mranggen. Melalui program ini, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan pemerintah tanpa harus datang ke kantor-kantor dinas.
Ia mencatat, hampir seluruh OPD menghadirkan layanan langsung kepada masyarakat. Selain itu, Pemkab Demak juga menggandeng sejumlah instansi dan lembaga seperti BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, Kantor Imigrasi, PLN, Baznas, perbankan, serta berbagai pihak lainnya.
"Ini program kolaboratif berbagai OPD dan instansi di Kabupaten Demak. Kami ingin seluruh pelayanan bisa lebih dekat dengan masyarakat sehingga memberikan manfaat yang lebih luas," ujarnya.
Selain pelayanan administrasi, kegiatan tersebut juga menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan, aspirasi, maupun masukan terkait pelayanan publik yang diterima.
"Kalau ada keluhan ataupun masukan, silakan disampaikan saat pelayanan berlangsung. Nanti akan menjadi bahan evaluasi agar pelayanan kepada masyarakat ke depan semakin baik," ujarnya.
Selain mendekatkan pelayanan publik, program "Demang Ngantor Deso" juga bertujuan memberdayakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta memperluas akses masyarakat terhadap layanan perbankan dan berbagai program pemerintah lainnya.
Pemkab Demak berkomitmen untuk terus mengevaluasi pelaksanaan program tersebut agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Demak.
Baca juga: Bupati Demak : Hasil panen padi rata-rata 6,7 ton per hektare
Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
