
Investor diharapkan bermitra dengan UMKM dorong pertumbuhan ekonomi

Temanggung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Temanggung terus berupaya menciptakan iklim investasi yang sehat, kondusif, dan berkelanjutan melalui penguatan kemitraan antara investor, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta masyarakat setempat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.
Bupati Temanggung Agus Setyawan di Temanggung, Selasa, menyampaikan, para investor yang akan menanamkan modal di Kabupaten Temanggung diajak untuk membangun hubungan yang harmonis dengan UMKM dan masyarakat di sekitar wilayah usahanya.
"Kemitraan yang baik dinilai menjadi kunci terciptanya stabilitas usaha sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah," katanya dalam sambutan tertulis yang disampaikan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Temanggung Agus Munadi pada Forum Investasi Temanggung 2026.
"Kami mempersilakan bapak dan ibu pimpinan perusahaan untuk bersama-sama membangun jaringan komunikasi yang baik dengan UMKM maupun masyarakat setempat. Dengan komunikasi yang terjalin dengan baik, apabila muncul permasalahan dapat segera kita tangani dan selesaikan bersama sehingga menghasilkan solusi yang menguntungkan perusahaan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat," katanya.
Ia menuturkan, Pemkab Temanggung juga menegaskan komitmennya untuk membuka pintu selebar-lebarnya bagi para investor yang ingin berinvestasi di daerah tersebut. Seluruh proses pelayanan investasi akan terus ditingkatkan guna memberikan kemudahan dan kepastian bagi dunia usaha.
"Harapan kami pada tahun 2026, Forum Investasi Temanggung mampu menjadi wadah yang efektif untuk menarik investasi baru. Bagi para investor yang ingin menanamkan modalnya di Temanggung, kami persilakan dan akan kami layani sebaik-baiknya," katanya.
Selain mendorong masuknya investasi, katanya, pemerintah daerah juga mengingatkan seluruh pelaku usaha agar tertib dalam menyampaikan laporan kegiatan penanaman modal melalui Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM). Pelaporan yang tepat dan rutin sangat penting sebagai dasar evaluasi pemerintah daerah dalam mengidentifikasi hambatan investasi dan menyusun kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha.
"Pemerintah daerah membutuhkan data LKPM yang akurat agar dapat mengevaluasi berbagai kendala yang dihadapi pelaku usaha serta merumuskan kebijakan yang tepat sasaran. Oleh karena itu, kami mengimbau seluruh perusahaan untuk disiplin dalam menyampaikan laporan kegiatan penanaman modal," katanya.
Ia berharap, para pelaku usaha diharapkan dapat memanfaatkan fasilitas dan layanan yang telah tersedia guna mendukung kelancaran proses pelaporan maupun pengembangan investasi.
Ia menyampaikan, melalui sinergi antara pemerintah, investor, UMKM, dan masyarakat, Kabupaten Temanggung optimistis mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, meningkatkan kesempatan kerja, serta memperkuat kesejahteraan masyarakat di masa mendatang.
Pewarta: Heru Suyitno
Editor:
Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
