Logo Header Antaranews Jateng

Pemkot Magelang memperkuat budaya literasi

Selasa, 9 Juni 2026 08:47 WIB
Image Print
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono (tengah) dalam acara Festival Literasi Kota Magelang 2026 di Kantor Disperpusip Kota Magelang, Senin (8/6/2026). ANTARA/HO-Bagian Prokompim Pemkot Magelang

Magelang (ANTARA) - Pemerintah Kota Magelang berkomitmen memperkuat budaya literasi yang tidak hanya melalui peningkatan minat baca, tetapi juga pengembangan literasi digital dan literasi budaya, guna membentuk masyarakat kritis, bijaksana, dan mampu menghadapi berbagai tantangan zaman.

"Literasi menjadi fondasi penting dalam membentuk masyarakat yang kritis, bijaksana, dan mampu menghadapi tantangan zaman," kata Wali Kota Magelang Damar Prasetyono dalam rilis Bagian Prokompim Pemkot Magelang diterima di Magelang, Selasa.

Ia mengatakan hal itu pada pembukaan Festival Literasi Kota Magelang 2026 di Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kota Magelang, Senin (8/6), yang antara lain dihadiri Bunda Literasi Kota Magelang Nanik Yunianti dan penulis Eka Kurniawan.

Pada kesempatan itu, ia menyambut baik kehadiran penulis Eka Kurniawan dalam festival tersebut yang diharapkan dapat menginspirasi generasi muda untuk tidak hanya gemar membaca, tetapi juga menulis dan menghasilkan karya.

Ia mengemukakan kemajuan peradaban tidak ditentukan oleh kecanggihan teknologi maupun kemegahan infrastruktur, melainkan oleh kualitas manusia yang membangunnya.

Menurut dia, literasi bukan sekadar kemampuan membaca dan menulis, tetapi kemampuan memahami, mengolah, dan memaknai informasi sebagai dasar dalam mengambil keputusan dan bertindak.

Di tengah melimpah arus informasi saat ini, ujar dia, masyarakat dituntut mampu berpikir kritis, membedakan fakta dan opini, serta tidak mudah terpengaruh hoaks.

“Ketika berbicara tentang gerakan literasi, sesungguhnya kita sedang berbicara tentang gerakan membangun manusia. Literasi melahirkan kesadaran, kepedulian, tindakan, hingga perubahan yang membangun peradaban,” ujarnya.

Bunda Literasi Kota Magelang Nanik Yunianti menilai tema "Literasi Membangun Peradaban" sejalan dengan harapan untuk membangun masyarakat yang semakin berkualitas.

Dia mengatakan literasi memiliki peran penting meningkatkan kemampuan masyarakat mengambil keputusan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi.

“Antusiasme masyarakat luar biasa. Harapannya kualitas sumber daya manusia Kota Magelang semakin baik dan semakin berkualitas,” katanya.

Kepala Disperpusip Kota Magelang Sarwo Imam Santoso mengatakan festival berlangsung 8-12 Juni 2026 di kompleks Gedung Perpustakaan Umum Kota Magelang.

Festival ini menghadirkan berbagai kegiatan menarik, seperti bicang wicara, lokakarya menulis, bedah buku, seminar literasi, pergelaran seni, wisata literasi, serta pameran buku.



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026