Logo Header Antaranews Jateng

Delapan atlet panahan Banyumas lolos Kejurnas setelah juara umum Kejurprov

Kamis, 4 Juni 2026 16:02 WIB
Image Print
Delapan atlet panahan Banyumas lolos ke Kejuaraan Nasional 2026 setelah menjadi juara umum pada Kejuaraan Provinsi Jawa Tengah 2026 yang dipusatkan di Stadion Wujil, Ungaran, pada 17-24 Mei 2026. (ANTARA/HO-Perpani Banyumas)

Purwokerto (ANTARA) - Delapan atlet panahan junior Kabupaten Banyumas lolos ke Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Panahan 2026 setelah kontingen Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Banyumas meraih gelar juara umum pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Panahan Junior Jawa Tengah 2026.

Ketua Pengurus Kabupaten (Pengkab) Perpani Banyumas Agus Nur Hadie di Purwokerto, Banyumas, Kamis, mengatakan keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan sekaligus bukti keberhasilan pembinaan atlet muda yang dilakukan secara berkelanjutan.

"Hasil ini berkat ketekunan para atlet, pelatih, dan orang tua dalam mempersiapkan diri. Semoga prestasi ini berlanjut hingga kejurnas," katanya.

Ia mengatakan kontingen Banyumas tampil sebagai juara umum dalam Kejurprov Panahan Junior Jawa Tengah yang dipusatkan di Stadion Wujil, Ungaran, pada 17-24 Mei 2026, dengan raihan 19 medali emas, sembilan perak, dan 10 perunggu.

Menurut dia, capaian tersebut merupakan buah dari kerja keras para atlet bersama pelatih dalam menjalani program latihan dan persiapan menghadapi kejuaraan.

Sementara itu, Official Tim Banyumas pada Kejurprov Junior Jateng 2026 Yoga Prasetya Giri Saputra mengatakan prestasi yang diraih Banyumas mengantarkan delapan atlet untuk berlaga pada Kejurnas Panahan 2026 yang akan digelar di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, pada 22-29 Juli 2026.

"Dari prestasi itu, ada delapan atlet yang dinyatakan lolos untuk mengikuti Kejurnas di Kudus," katanya.

Ia mengatakan delapan atlet tersebut terdiri atas Kiranian Almeera Baskoro dan Adipati Bimana Putra pada kategori U-10, Lintang Ayu Anjarani, Aisyah Talita Zahran, dan Reza Gibran Pahlevi pada kategori U-13, Aufa Zara dan Nararya Mayza Narrotama pada kategori U-15, serta Pijar Nafisa Sakhi pada kategori U-18.

Menurut dia, salah seorang atlet yang menonjol dalam ajang tersebut adalah Reza Gibran Pahlevi yang berhasil menyabet enam medali emas sekaligus dan memastikan tiket menuju Kejurnas Panahan 2026.

“Gibran meraih medali emas dari nomor kualifikasi sesi 1, kualifikasi sesi 2, kualifikasi total sesi 1 dan 2, eliminasi individu, eliminasi mix team, dan beregu,” kata dia yang juga pelatih Gibran.

Menurut dia, prestasi tersebut tidak terlepas dari kedisiplinan atlet dalam menjalani latihan serta dukungan penuh dari keluarga.

"Gibran merupakan atlet yang rajin dan bersemangat dalam berlatih. Apalagi dia kemarin sudah selesai ujian sehingga memiliki banyak waktu untuk berlatih. Itu yang membuat dia berhasil meraih enam medali emas, ditambah mental bertanding yang bagus," katanya.

Ia menilai Gibran memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan bersaing di tingkat yang lebih tinggi apabila mampu menjaga konsistensi latihan.

Sementara ibunda Gibran, Asanti mengatakan keluarga memberikan dukungan penuh terhadap perkembangan putranya dengan mengantar dan mendampingi latihan hampir setiap hari.

"Kami mengorbankan waktu sepenuhnya untuk mengantar dan menunggu anak saya dalam berlatih yang hampir setiap hari, siang hingga petang di klub," katanya.

Gibran yang merupakan siswa kelas VI SD NU Master Sokaraja dan akan melanjutkan pendidikan di SMP Al Irsyad Purwokerto saat ini berlatih di Klub Singa Muda Banyumas (Simba) yang berlokasi di Desa Karanggintung, Kecamatan Sumbang.

Baca juga: MI NU Banat Kudus kembali juara umum lomba nasional



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026