
Dinkes Kudus mengajak warga jaga kebersihan cegah penularan Hantavirus

Kudus (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, Jawa Tengah mengajak masyarakat membiasakan pola hidup sehat dan menjaga kebersihan lingkungan guna mencegah potensi penularan Hantavirus yang bersumber dari hewan pengerat, terutama tikus.
"Hingga saat ini memang belum ada indikasi penularan Hantavirus di Kabupaten Kudus. Tetapi tidak ada salahnya jika masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan dan membiasakan pola hidup sehat serta menjaga kebersihan lingkungan," kata Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Kudus Abdul Hakam di Kudus, Sabtu.
Ia menjelaskan Hantavirus berkaitan erat dengan keberadaan tikus sehingga kebersihan rumah, taman, maupun lingkungan luar rumah harus diperhatikan agar tidak menjadi tempat berkembang biaknya hewan pengerat tersebut.
Menurut dia faktor kebersihan lingkungan menjadi kunci utama pencegahan penularan virus. Sampah rumah tangga juga harus dikelola dengan baik agar tidak mengundang tikus masuk ke lingkungan permukiman.
"Sepanjang kebersihan lingkungan terjaga, kami optimistis penularan Hantavirus bisa dihindari," katanya.
Abdul Hakam mengungkapkan gejala Hantavirus umumnya berupa demam tinggi yang berlangsung hingga tiga hari dan memiliki kemiripan dengan sejumlah penyakit lain sehingga masyarakat diminta tidak mengabaikan kondisi tersebut.
"Kalau ada panas tinggi selama tiga hari jangan diabaikan, segera periksa ke fasilitas kesehatan," ujarnya.
Ia menambahkan seluruh rumah sakit maupun puskesmas di Kabupaten Kudus telah diminta meningkatkan kewaspadaan melalui proses skrining terhadap pasien dengan gejala demam tinggi.
Menurut dia apabila ditemukan dugaan kasus Hantavirus, maka akan dilakukan pemeriksaan lanjutan melalui tes darah dan pemeriksaan DNA pasien guna memastikan penyebab penyakit tersebut.
Abdul Hakam juga menjelaskan bahwa Hantavirus berbeda dengan leptospirosis meskipun sama-sama berkaitan dengan tikus. Leptospirosis menyerang pembuluh darah, sedangkan Hantavirus lebih banyak menyerang paru-paru.
Selain itu, dia juga mengingatkan masyarakat terhadap penyakit lain seperti hand, foot, and mouth disease (HFMD) atau flu Singapura yang penularannya berbeda dan perlu diwaspadai bersama.
Dinas Kesehatan berharap masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan pola hidup sehat untuk mencegah berbagai penyakit menular.
Baca juga: Bawaslu Kudus minta KPU segera mutakhirkan data pemilih berkelanjutan untuk jaga keakuratan
Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
