Logo Header Antaranews Jateng

Pemkot Tegal memperkuat digitalisasi daerah untuk tingkatkan PAD

Sabtu, 30 Mei 2026 06:58 WIB
Image Print
Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono. (ANTARA/HO-Humas Kota Tegal)

Tegal (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal, Jawa Tengah, terus berupaya memperkuat digitalisasi daerah untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono di Tegal, Jumat, mengatakan hingga April 2026 pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah mencapai sebesar 15,99 persen.

"Pertumbuhan tersebut didukung kenaikan pajak daerah sebesar 24,30 persen dan retribusi daerah sebesar 22,93 persen," katanya.

Menurut dia, kenaikan pertumbuhan pendapatan asli daerah itu menempatkan posisi Kota Tegal naik ke peringkat sembilan dari 30 kota/kabupaten se-Jawa-Bali dari sebelumnya pada posisi 27.

Transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan, lanjutnya, merupakan kebutuhan yang tidak bisa dihindari.

Ia mengatakan pemerintah daerah harus semakin adaptif, responsif, transparan, dan akuntabel dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Digitalisasi bukan hanya soal penggunaan teknologi tetapi juga tentang perubahan budaya kerja. Kita harus membangun pemerintahan yang cepat, tepat, transparan, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat," katanya.

Ia meminta seluruh organisasi perangkat daerah menjaga konsistensi indeks elektronifikasi transaksi pemerintah daerah (ETPD) dan terus memperkuat inovasi pelayanan berbasis digital.

"Kami mengapresiasi seluruh perangkat daerah yang telah berkontribusi dalam peningkatan kinerja digitalisasi transaksi daerah," katanya.

Kepala Badan Keuangan Daerah Kota Tegal Siswoyo mengatakan bahwa Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) menjadi langkah strategis untuk mengevaluasi kinerja digitalisasi transaksi daerah sekaligus memperkuat koordinasi antar-instansi dalam mendorong RTPD.

"Pemerintah Kota berkomitmen mempercepat digitalisasi transaksi keuangan daerah guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan efisien," katanya.

Ia menjelaskan keberhasilan percepatan digitalisasi daerah tidak lepas dari sinergi Tim Satgas P2DD Kota Tegal bersama Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan Bank Jateng selaku bank RKUD.

"Implementasi ETPD terus didorong baik pada sektor penerimaan pajak dan retribusi daerah maupun belanja daerah secara nontunai," katanya.

Baca juga: Wali Kota Tegal ajak perkuat kepedulian dan semangat berkurban



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026