
200 pemuda ikuti Pelatihan Kepemudaan "Local Champion" Kota Magelang

Magelang (ANTARA) - Sebanyak 200 pemuda berasal dari 17 kelurahan di Kota Magelang mengikuti Pelatihan Kepemudaan “Local Champion” Kota Magelang 2026 di Pendopo Pengabdian Kompleks Rumah Dinas Wali Kota Magelang, Selasa, untuk melahirkan generasi produktif berkontribusi di masyarakat.
“Pemuda di Kota Magelang diharapkan menjadi generasi yang produktif dan aktif berkontribusi di masyarakat,” kata Kepala Bidang Kepemudaan Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Magelang Yulis Indarwati dalam rilis Bagian Prokompim Pemkot Magelang di Magelang, Selasa.
Para peserta kegiatan yang diinisiasi Disporapar Kota Magelang dan dibuka Wali Kota Magelang Damar Prasetyono itu, kalangan pemuda produktif di berbagai bidang berasal dari 17 kelurahan di Kota Magelang.
Ia menyebut kegiatan itu mendukung program Prodamai diusung Wali Kota dan Wakil Wali Kota Magelang yang mencakup lima bidang utama, yakni pendidikan, kebudayaan, teknologi informasi, lingkungan hidup, dan pangan.
Dia mengharapkan pelatihan tersebut mendorong keterlibatan aktif para pemuda di lingkungan masing-masing sesuai bidang dan potensi yang dimiliki.
Pihaknya berharap, para pemuda dapat dilibatkan dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan maupun pemerintahan, termasuk dalam forum musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) di tingkat RT dan RW.
Dalam kegiatan itu, hadir sebagai narasumber Kepala Bidang Kepemudaan Dispora Provinsi Jawa Tengah Makmur Efendi dan Pemuda Pelopor Nasional, Joko Susilo.
Wali Kota Damar Prasetyono menegaskan generasi muda sebagai penggerak perubahan di tengah perkembangan zaman yang semakin cepat.
Ia menyebut konsep Local Champion bukan sekadar menjadi yang terbaik untuk diri sendiri, tetapi juga mampu memberi manfaat bagi lingkungan sekitar.
Menurut dia, seorang "local champion" yakni pemuda yang mampu melihat persoalan di sekitarnya dan memilih menjadi bagian dari solusi.
Selain memiliki gagasan, katanya, pemuda juga dituntut berani memulai langkah nyata demi menghadirkan perubahan positif.
Pemerintah Kota Magelang berkomitmen terus membuka ruang partisipasi dan kolaborasi bagi generasi muda.
"Pemuda tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi juga sebagai mitra dan penggerak pembangunan itu sendiri,” katanya.
Pewarta: M. Hari Atmoko
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
