Logo Header Antaranews Jateng

Pemkab Kudus pastikan stok bahan pangan di wilayahnya aman dan harga stabil

Senin, 25 Mei 2026 21:08 WIB
Image Print
Bupati Kudus Sam'ani Intakoris didampingi perwakilan ADA Swalayan Kudus dan Plt Kepala Dinas Perdagangan Catur Sulistyanto menunjukkan komoditas bawang merah di sela inspeksi mendadak harga kebutuhan pokok masyarakat di Ada Swalayan Kudus, Senin (25/5/2026). (ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif.)

Kudus (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, memastikan stok bahan pangan di wilayahnya dalam kondisi aman, sedangkan harga kebutuhan pokok masyarakat masih relatif stabil meskipun terdapat kenaikan pada sejumlah komoditas.

"Kami telah melakukan pengecekan langsung di pasar tradisional maupun pasar modern untuk memantau kondisi harga dan ketersediaan bahan pokok. Kalau tadi pagi kita mengecek pasar tradisional dan harga-harga kebutuhan pokok masyarakat, memang ada beberapa kenaikan, terutama minyak goreng kemasan plastik dan bawang merah. Tetapi kenaikannya masih sekitar 2 sampai 2,5 persen," kata Bupati Kudus Sam'ani Intakoris di sela inspeksi mendadak harga kebutuhan pokok masyarakat di Ada Swalayan Kudus, Senin.

Menurut dia kondisi harga saat ini masih terkendali dengan baik dan stok bahan pangan juga mencukupi kebutuhan masyarakat.

"Untuk stok cukup. Silakan masyarakat membeli kebutuhan pokok sesuai kebutuhannya masing-masing. Pokoknya di Kabupaten Kudus semuanya cukup, jadi masyarakat tidak perlu panik," ujarnya.

Pemkab Kudus juga menyiapkan langkah intervensi untuk menjaga stabilitas harga, khususnya pada komoditas tertentu seperti minyak goreng dan beras.

Upaya tersebut, kata dia, akan dilakukan melalui operasi pasar yang melibatkan Dinas Pertanian dan Pangan.

"Kalau harga beras dan minyak naik, kita akan lakukan intervensi. Dinas Pertanian dan Pangan akan menggelar operasi pasar. Kemarin juga Polres turut membantu melakukan operasi pasar beras dan minyak goreng," ujarnya.

Sam'ani menambahkan kondisi inflasi di Kabupaten Kudus saat ini masih terkendali dan daya beli masyarakat juga dinilai cukup baik meskipun terdapat sedikit penurunan.

"Inflasi di Kabupaten Kudus masih baik, daya beli masyarakat juga cukup baik walaupun ada penurunan, tetapi masih dalam kondisi aman," ujarnya.

Ia menegaskan pemerintah daerah akan terus hadir memantau pasar tradisional maupun modern guna memastikan ketersediaan stok dan stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat tetap terjaga.

Berdasarkan pantauan di pasar tradisional, harga minyak goreng kemasan bermerek dijual Rp21.000/liter, minyak goreng curah Rp18.500/kg, gula pasir Rp17.500/kg, telur ayam ras Rp36.000/kg, bawang merah Rp44.000/kg, bawang putih Rp30.000/kg, cabai merah besar Rp42.000/kg, dan rawit merah Rp67.000/kg.

Sementara cabai rawit hijau dijual Rp37.000/kg, dan cabai merah besar keriting Rp40.000/kg. Sedangkan harga jual beras IR64 premium Rp14.900/kg dan IR64 medium dijual Rp13.500/kg.



Baca juga: Pemkab Kudus raih penghargaan bidang fiskal penyaluran DAK fisik dan pajak



Pewarta:
Editor: Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026