
Wali Kota Magelang: PWKI berperan membangun ketahanan keluarga

Magelang (ANTARA) - Wali Kota Magelang Damar Prasetyono mengajak Persatuan Wanita Kristen Indonesia (PWKI) Kota Magelang untuk itu berperan aktif dalam pergerakan sosial, pemberdayaan perempuan, dan ketahanan keluarga, sebagai bagian dari pembangunan daerah.
“Jadikan pelantikan ini sebagai titik awal bagi seluruh pengurus PWKI untuk meneguhkan komitmen pelayanan, memperkuat pengabdian, meningkatkan kontribusi bagi organisasi, serta menghadirkan karya dan dampak positif bagi keluarga, masyarakat, dan lingkungan,” katanya di Magelang, Kamis.
Dia mengatakan hal itu saat acara Pelantikan Pengurus PWKI DPC Magelang Masa Bhakti 2026–2031 di Pendopo Pengabdian, Kompleks Rumah Dinas Wali Kota Magelang.
Ia mengatakan PWKI memiliki sejarah panjang sebagai organisasi yang lahir dari semangat pemberdayaan perempuan, pelayanan, dan persatuan. Selama 25 tahun terakhir, PWKI tidak hanya hadir sebagai organisasi, tetapi juga menjadi ruang pengabdian dan kepedulian sosial bagi masyarakat.
Ia menegaskan perempuan memiliki peran strategis dalam berbagai aspek kehidupan. Mereka menjadi mitra pemerintah yang mampu menyampaikan aspirasi secara kritis dan solutif.
“Oleh karena itu, saya yakin kehadiran PWKI akan menjadi kekuatan dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis dan humanis,” ujarnya.
Ketua DPC PWKI Kota Magelang Debora Evadina Renoati menegaskan komitmen organisasi itu memperkuat persatuan perempuan Kristen, meningkatkan kepedulian sosial, dan mendukung program Pemerintah Kota Magelang.
Dia menyebut kepengurusan PWKI saat ini juga telah melibatkan generasi muda. Sekitar 50 persen pengurus berasal dari kalangan muda yang siap menjadi mitra pemerintah dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan dan pembangunan.
“Mari bersatu, buang ego kita, dan bangun solidaritas dengan jiwa penuh dedikasi bersama Pemerintah Kota Magelang,” katanya.
Ia juga menyatakan keinginan organisasi itu hadir lebih dekat dengan masyarakat yang membutuhkan.
“Hadirlah di tengah masyarakat, dekati mereka yang membutuhkan, rangkul keluarga yang sedang berjuang, dan dampingi perempuan dan anak yang memerlukan penguatan. Karena di situlah sesungguhnya nilai pelayanan itu hidup,” katanya.
Pewarta: Heru Suyitno
Editor:
M Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2026
