
Turnamen U-13 Piala Wali Kota Semarang untuk menjaring bibit pesepak bola muda

Semarang (ANTARA) - Turnamen sepak bola U-13 Piala Wali Kota Semarang 2026 digelar oleh Aruna Football Academy Semarang bekerja sama dengan PSSI dan Pemerintah Kota Semarang untuk menjaring bibit pesepak bola muda.
Direktur Olahraga Aruna Olahraga Indonesia (Aruna Group) Aditya Hernadia, di Semarang, Sabtu, mengatakan bahwa kompetisi tersebut akan berlangsung pada 2-3 Mei 2026 di Stadion Citarum, Semarang.
Turnamen tersebut akan diikuti oleh 16 klub U-13 terbaik di Kota Semarang dengan format gugur, sekaligus menjadi wadah kompetitif yang relevan bagi proses pembinaan pemain muda.
Ia menjelaskan bahwa Aruna merupakan entitas di bidang olahraga yang fokus pada pengembangan pemain usia 6-17 tahun melalui dua pilar utama, salah satunya Aruna Football Academy sebagai pusat pembinaan.
Menurut dia, Aruna Football Academy Semarang tidak hanya mempersiapkan wadah pemain muda untuk dilatih, tetapi juga menyalurkan ke klub nasional maupun internasional.
Pada tahun lalu, kata dia, ada dua pemain dari Aruna Football Academy yang dikirim bermain di Liga Utama Filipina, dan tahun ini rencana dikirim ke Malta.
"Kami tidak main main, kami serius memajukan sepakbola Semarang untuk kemajuan sepakbola nasional. Apalagi, kami menghadirkan Emanuel de Porras yang menjadi simbol keseriusan kami," katanya.
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti mendukung penuh langkah Aruna Football Academy dalam penyelenggaraan turnamen sepakbola U-13 Piala Wali Kota Semarang.
Ia menekankan bahwa persiapan matang di tingkat bawah merupakan kunci utama dalam membangun prestasi sepakbola.
Menurutnya, fokus pada pembinaan usia dini adalah jawaban atas tantangan prestasi yang selama ini seringkali hanya menuntut hasil akhir di level nasional.
"Kita sering terpaku pada hasil akhir di level atas hingga lupa bahwa persiapan matang seharusnya dimulai dari tingkat bawah. Menyiapkan pemain berkualitas merupakan kewajiban kolektif kita, bukan semata tanggung jawab pusat," katanya.
Agustina berharap dengan turnamen dan kehadiran Aruna Football Academy tersebut menjadi satu pintu bagi masa depan anak-anak di Kota Semarang dalam persepakbolaan.
Sementara itu, Ketua PSSI Kota Semarang Immanuel Anton Nikijuluw menekankan bahwa pemain sepakbola tidak cukup hanya memiliki karier dan bakat yang bagus.
"Banyak pemain punya karier dan bakat yang bagus, tetapi dengan "attitude" yang kurang bagus menjadi kerugian tersendiri," katanya
Karena itu, ia berpesan kepada Aruna Football Academy Semarang bisa menjadi contoh pengajaran pemain sepakbola pada pembentukan sikap atau "attitude", di samping pembinaan bakar dan karier.
Baca juga: Dua pesepak bola putri asal Kudus dipanggil perkuat Timnas U-17 di Prancis
Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
