Logo Header Antaranews Jateng

DPR dorong skema jangka panjang penyelenggaraan haji saat kunjungi PT Halalan Thoyyiban

Kamis, 23 April 2026 17:29 WIB
Image Print
Kunjungan Komisi VIII DPR RI ke PT Halalan Thoyyiban di Solo, Jawa Tengah, Kamis (23/4/2026). ANTARA/Aris Wasita

Solo (ANTARA) - DPR RI mendorong skema kontrak jangka panjang soal penyelenggaraan haji saat mengunjungi PT Halalan Thoyyiban (PT Hati) Surakarta, Jawa Tengah, Kamis.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya Abdul Wachid di sela meninjau fasilitas penyedia katering jemaah haji tersebut mengatakan skema kontrak jangka panjang dalam penyelenggaraan haji bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus menekan biaya.

Saat ini pihaknya bersama dengan pemerintah serta pemangku kepentingan salah satunya Badan Pengelolaan Keuangan Haji (BPKH) sedang menyiapkan regulasi terkait hal itu.

Ia mengatakan kontrak panjang tersebut dengan durasi 5-10 tahun agar pelayanan haji dapat lebih efisien dan terukur.

“Dalam penyelenggaraan haji ke depan kami akan lebih mengutamakan pelayanan yang lebih baik dengan harga yang lebih murah, mau tidak mau dilakukan melalui kontrak jangka panjang 5-10 tahun baik itu pemondokan sampai dengan katering,” katanya.

Pada kunjungan itu, rombongan bertemu dengan pemilik perusahaan Puspo Wardoyo yang juga dikenal sebagai pendiri jaringan usaha kuliner Wong Solo Group.

Pada pertemuan itu, pihaknya juga berdiskusi soal penguatan layanan katering haji, khususnya dalam menghadirkan cita rasa khas Indonesia bagi jamaah.

Ia mengatakan pada tahun-tahun sebelumnya banyak anggota jamaah kurang menikmati makanan karena dominasi cita rasa India dan Pakistan. Hal itu berdampak pada banyaknya makanan yang terbuang karena tidak sesuai dengan selera jamaah asal Indonesia.

Meski demikian, ia menilai situasi mulai berubah setelah perusahaan dalam negeri tersebut ikut terlibat dalam penyediaan katering di Arab Saudi. Berdasarkan hasil kunjungan langsung ke Madinah hingga Arafah, produk makanan dengan cita rasa nusantara sudah mulai tersedia dan dikonsumsi jamaah.

“Alhamdulillah sekarang sudah ada rasa Indonesia yang benar-benar terasa. Ini sangat penting karena dulu banyak makanan tidak dimakan oleh jamaah,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Puspo Wardoyo mengatakan perusahaannya memasok sekitar dua juta paket makanan untuk katering haji dengan cita rasa nusantara. Beberapa menu khas yang disediakan, di antaranya semur, opor, rendang, gulai, tongseng, dan rica-rica.

“Untuk menu haji tahun ini ditingkatkan lagi jika dibanding tahun lalu, misalnya dengan penambahan telur, daging, untuk menambah proteinnya,” kata Puspo.



Pewarta:
Editor: Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026