Logo Header Antaranews Jateng

Wamenkes tinjau ACF TB di Blora

Rabu, 22 April 2026 22:15 WIB
Image Print
Wakil Menteri Kesehatan RI dr. Benjamin Paulus Octavianus meninjau pelaksanaan Active Case Finding (ACF) Tuberkulosis (TB) di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Rabu (22/4/2026). ANTARA/Gunawan

Blora (ANTARA) - Wakil Menteri Kesehatan RI dr. Benjamin Paulus Octavianus meninjau pelaksanaan Active Case Finding (ACF) Tuberkulosis (Tb) yang terintegrasi dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Desa Tunjungan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Rabu.

Dalam kunjungan tersebut, Wamenkes menekankan pentingnya ketuntasan pengobatan pasien Tb serta pemberian terapi pencegahan bagi kontak erat guna memutus rantai penularan.

"Penderita Tb harus segera mendapatkan pengobatan rutin selama enam bulan. Keluarga penderita juga perlu diberikan terapi pencegahan agar tidak tertular," kata Wakil Menteri Kesehatan RI dr. Benjamin Paulus Octavianus

Ia menjelaskan setiap temuan kasus Tb harus diikuti dengan pelacakan kontak erat. Dari 1.600 kasus, diperkirakan sekitar 6.000 orang perlu dilakukan skrining, termasuk pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) bagi yang berisiko.

"Kami ingin penanganan Tb di Blora berjalan optimal, sehingga setiap kasus dapat segera diobati dan penularan dapat dicegah," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Blora Arief Rohman menyebut TB masih menjadi tantangan kesehatan di daerahnya. Pada 2024 tercatat 1.485 kasus, meningkat menjadi 1.676 kasus pada 2025, dan hingga saat ini 2026 telah ditemukan sekitar 350 kasus.

Ia menambahkan pemerintah daerah telah menjalankan program TPT, namun masih menghadapi kendala seperti rendahnya kesadaran masyarakat dan keterbatasan jangkauan layanan.

Menurut dia integrasi skrining Tb dengan layanan kesehatan gratis terbukti mampu meningkatkan penemuan kasus dan kesadaran masyarakat.

"Upaya promotif dan preventif perlu terus diperkuat. Penanganan Tb membutuhkan peran bersama agar Blora dapat bebas Tb," ujarnya.



Pewarta:
Editor: Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026