Logo Header Antaranews Jateng

Calon haji Kudus diminta menjaga stamina dan kesehatan agar ibadah lancar dan aman

Rabu, 22 April 2026 08:41 WIB
Image Print
Ribuan calon jamaah haji menghadiri pendalaman manasik haji dan praktik manasik haji jamaah calon haji tahun 2026 di Gedung Jam'iyyatul Hujjaj Kudus (JHK), Selasa (21/4/2026). ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif

Kudus (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mengingatkan para calon jemaah haji untuk menjaga stamina dan kesehatan agar pelaksanaan ibadah di tanah suci berjalan lancar dan aman.

"Pentingnya kesiapan fisik dan mental bagi seluruh jemaah. Selain itu, jamaah senantiasa menjaga kondisi kesehatan selama menjalankan rangkaian ibadah haji yang dikenal membutuhkan ketahanan fisik yang baik," kata Bupati Kudus Sam'ani Intakoris saat menghadiri pendalaman manasik haji dan praktik manasik haji jamaah calon haji tahun 2026 di Gedung Jam'iyyatul Hujjaj Kudus (JHK), Selasa

Ia juga meminta para petugas haji memberikan pendampingan maksimal kepada jamaah dengan sebaik-baiknya.

Tak hanya itu, Bupati juga menitipkan doa kepada para jamaah agar mendoakan keselamatan dan keberkahan bagi Kabupaten Kudus.

Sementara itu, perwakilan Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kudus Zaenal Fahmi melaporkan bahwa jumlah jamaah haji asal Kudus tahun ini mencapai 1.210 orang, terdiri atas 1.203 jemaah dan tujuh orang pendamping haji daerah (PHD).

"Seluruh jamaah terbagi dalam lima kelompok terbang (kloter). Kloter 40 berjumlah 38 orang yang bergabung dengan Kabupaten Jepara. Kloter 41 dan 42 masing-masing terisi penuh, sedangkan kloter 43 terdapat tambahan dua jemaah dari Kabupaten Tegal. Untuk Kloter 44 berjumlah 106 orang dan kembali bergabung dengan Jepara," ujarnya.

Zaenal memastikan seluruh jamaah dalam kondisi siap berangkat dan hingga saat ini tidak ada catatan kesehatan yang mengkhawatirkan. Sehingga kondisi tersebut tetap terjaga hingga waktu keberangkatan.

Menurut dia menjaga kesehatan menjadi faktor utama kelancaran ibadah haji. Sehingga para jamaah diimbau untuk menjaga sikap dan perilaku selama berada di tanah suci.

"Selain fisik, jamaah juga harus menjaga mental dan rohani karena akan menghadapi berbagai kondisi sosial. Jamaah Indonesia dikenal santun, sehingga diharapkan dapat membawa nama baik bangsa dan daerah," ujarnya.

Ia menambahkan, seluruh administrasi keberangkatan, termasuk dokumen dan persyaratan lainnya, telah dinyatakan lengkap. Setibanya di embarkasi, jemaah akan menerima berbagai kelengkapan, termasuk kartu nusuk yang menjadi identitas selama di tanah suci.

Dengan persiapan yang matang, diharapkan seluruh jamaah haji asal Kudus dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat serta menjadi haji yang mabrur.

Baca juga: Kemenhaj Jateng: Calon haji sudah mulai masuk embarkasi



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026