Logo Header Antaranews Jateng

Pemkab Batang soroti kesetaraan peran perempuan di sektor industri

Selasa, 21 April 2026 14:47 WIB
Image Print
Bupati Batang Faiz Kurniawan. (ANTARA/Kutnadi)

Batang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, menyoroti pentingnya kesetaraan peran perempuan dalam dunia kerja termasuk di sektor industri yang berlandaskan kompetensi.

"Dalam kesetaraan, fokus utamanya adalah kemampuan. Siapa pun yang memiliki keterampilan dan kemauan belajar akan mampu bersaing," kata Bupati Batang Faiz Kurniawan di Batang, Selasa.

Pada kegiatan peringatan Hari Kartini ke-147, ia mengatakan pemerintah daerah terus membuka peluang kerja dan pelatihan tanpa membedakan jenis kelamin sehingga perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk berkarier.

Namun demikian, kata dia, pemerintah juga mempertimbangkan langkah afirmatif untuk mendukung perempuan agar dapat berdaya secara optimal.

"Kami akan mengkaji langkah-langkah dukungan yang diperlukan serta menyesuaikan dengan kemampuan fiskal dan prioritas pembangunan," katanya.

Menurut dia, pihaknya komitmen untuk mendorong kesetaraan gender di sektor industri sekaligus menyiapkan ekosistem yang mendukung perempuan agar dapat berkontribusi secara maksimal dalam pembangunan daerah.

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang Faelasufa Faiz menilai keterlibatan perempuan di sektor industri menjadi hal yang semakin mendesak seiring berkembangnya kawasan industri di Batang.

"Peran perempuan di sektor industri itu urgen. Akan tetapi harus diimbangi dengan kesiapan di lingkungan keluarga, termasuk peran ayah di rumah yang juga perlu berpartisipasi dalam urusan domestik," katanya.

Menurut dia, tanpa dukungan sistem yang memadai seperti layanan penitipan anak yang terjangkau maka bisa berpotensi munculnya persoalan sosial dapat meningkat termasuk risiko konflik dalam rumah tangga.

"Jika tidak ada mitigasi dan sistem pendukung yang baik seperti childcare yang terjangkau maka dampak sosial seperti meningkatnya angka perceraian bisa saja terjadi," katanya.




Pewarta:
Editor: Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026