Logo Header Antaranews Jateng

Polres Pekalongan tingkatkan patroli cegah kejahatan dan balap liar

Selasa, 21 April 2026 08:04 WIB
Image Print
Petugas Polres Pekalongan Kota sedang mengikuti arahan dan petunjuk kegiatan patroli dari pimpinan untuk mencegah tindak kejahatan dan balap liar, di Pekalongan, Sabtu (18/4/2026). (ANTARA?HO-Humas Polres Pekalongan Kota)

Pekalongan (ANTARA) - Kepolisian Resor Pekalongan, Jawa Tengah, meningkatkan patroli dengan melibatkan gabungan satuan fungsi untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta menciptakan kelancaran, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) di sejumlah lokasi potensi tindak kejahatan serta balap liar.

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Riki Yariandi di Pekalongan, Senin, mengatakan bahwa kegiatan yang akan dilaksanakan setiap akhir pekan ini sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat khususnya pada akhir pekan yang rawan peningkatan aktivitas.

"Patroli skala besar ini difokuskan pada sejumlah titik rawan terutama di kawasan jalur exit tol yang sering menjadi lokasi berkumpulnya masyarakat pada malam minggu. Selain itu, patroli juga menyasar potensi tindak kriminalitas jalanan serta aksi balap liar yang dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan," katanya.

Menurut dia, kegiatan patroli ini dilaksanakan tegas namun tetap humanis sehingga kehadiran polisi tidak hanya sebagai penegak hukum namun juga sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.

Keterlibatan lintas satuan ini, kata dia, juga menunjukkan sinergi internal Polri dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan yang dapat terjadi di wilayah ini.

Ia yang didampingi Penjabat Sementara Kepala Seksi Humas Iptu Purno Utomo mengatakan kegiatan ini merupakan langkah preventif yang rutin dilaksanakan khususnya pada saat waktu yang dinilai rawan.

"Patroli skala besar ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman. Selain itu, juga sebagai upaya pencegahan terhadap potensi gangguan kamtibmas maupun aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban umum di lokasi rawan," katanya.

Pada kegiatan patroli itu, petugas tidak hanya melakukan secara berkeliling (mobile) dengan menggunakan kendaraan dinas juga melakukan pendekatan humanis kepada masyarakat.

"Kami memberikan imbauan secara persuasif dan edukatif agar masyarakat tidak melakukan aktivitas yang berpotensi membahayakan seperti balap liar maupun penggunaan jalan yang tidak sesuai peruntukannya baik di jalur lambat maupun jalur cepat interchange Exit Tol Setono," katanya.



Pewarta:
Editor: Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026