Logo Header Antaranews Jateng

Menlu Prancis sebut Pernyataan Trump soal Paus tak dapat diterima

Senin, 20 April 2026 09:57 WIB
Image Print
Paus Leo XIV membacakan pidatonya saat memimpin doa bersama untuk perdamaian di Basilika Santo Petrus di Vatikan pada 11 April 2026. ANTARA/Isabella Bonotto/Anadolu/pri.

Moskow (ANTARA) - Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noel Barrot pada Ahad (19/4) menyebutkan bahwa pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump tentang Paus Leo XIV tidak dapat diterima.

"Saya tidak paham [pernyataan-pernyataan ini] dan tidak menganggapnya dapat diterima, karena misi Paus adalah menyerukan perdamaian dan persaudaraan di mana pun dan di segala situasi," kata Barrot saat wawancara dengan Radio J.

Paus berulang kali mengkritik tindakan AS di Iran, menggambarkan bahwa ancaman terhadap rakyat Iran tidak dapat diterima. Merespons hal itu, Trump kemudian melontarkan kritikan pedas kepada Paus, mengatakan bahwa ia tidak membutuhkan seorang Paus yang menentang kebijakannya.

Lebih lanjut, Trump juga mengeklaim bahwa Paus Leo tidak akan ada di Vatikan, jika Trump sendiri tidak ada di Gedung Putih.

Menyusul pernyataan Trump, Paus Leo kemudian mengatakan dirinya tidak akan terlibat dalam perselisihan publik dengan presiden AS dan akan terus berbicara dengan lantang untuk menentang perang.

Sumber: Sputnik


Baca juga: Wakil PM Spanyol sebut komentar Trump tentang Paus Leo adalah 'kesalahan besar'



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026