
Prudential Indonesia literasi finansial perempuan di Solo

Solo (ANTARA) - Prudential Indonesia memberikan literasi finansial kepada perempuan di Solo dalam menghadapi lonjakan pengeluaran pasca-Lebaran.
Terkait hal itu, PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) bekerja sama dengan komunitas Supermom menggelar edukasi finansial bertajuk “Dompet Tipis? Ora Popo… Sing Penting Pinter Ngatur Keuangan Keluarga!” di Solo, Jawa Tengah, Selasa (14/4).
Melalui inisiatif ini, Prudential Indonesia terus berkomitmen untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di Indonesia, khususnya bagi perempuan sebagai pengelola utama keuangan keluarga.
Pada kegiatan yang diikuti oleh sebanyak 325 peserta dari Solo dan sekitarnya tersebut, Certified Financial Planner Prudential Indonesia Ida Ayu Dwirani mengatakan keuangan yang sehat berperan penting dalam mencapai kesejahteraan dan perlu dijaga melalui evaluasi secara berkala.
“Ini disertai perencanaan anggaran agar pengeluaran lebih terkontrol dan keputusan finansial lebih bijak,” katanya.
Pada kegiatan itu, aktor dan konten kreator Siti Fauziah atau dikenal dengan Bu Tejo mengatakan momen Lebaran juga berdampak pada kondisi keuangan sehingga perlu disikapi dengan bijak.
Selain menerima kondisi yang ada, penting untuk memikirkan langkah ke depan, termasuk peluang pemasukan tambahan dengan pengelolaan keuangan yang tepat.
Dalam menghadapi fase pemulihan tersebut, menurut dia penting bagi keluarga untuk tetap tenang dan tidak mengambil keputusan finansial yang bersifat reaktif.
“Selain itu juga menghindari penambahan kewajiban finansial baru, seperti utang atau cicilan tambahan menjadi langkah awal yang penting agar kondisi keuangan tidak semakin terbebani. Kemudian, penyesuaian juga dapat dilakukan dengan mengendalikan pengeluaran tersier, seperti jajan kopi maupun belanja online dapat dikurangi untuk membantu menyeimbangkan kondisi keuangan,” katanya.
Chief Customer & Marketing Officer Prudential Indonesia Karin Zulkarnaen mengatakan perempuan memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas keuangan keluarga.
“Karena itu, penting untuk tidak hanya fokus pada kebutuhan hari ini, tetapi juga memastikan kesiapan jangka panjang melalui perencanaan dan perlindungan finansial. Dengan langkah yang sederhana namun konsisten, kondisi keuangan yang sempat tertekan dapat dipulihkan dan bahkan menjadi lebih terstruktur ke depannya,” katanya.
Pewarta: Aris Wasita
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
