
Pemkab: Perpustakaan baru menjadi motor peningkatan literasi warga Kudus

Kudus (ANTARA) - Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kudus Mutrikah mengatakan gedung baru Perpustakaan Daerah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, kini menjadi motor penggerak dalam mendongkrak literasi masyarakat, salah satunya dengan mempromosikan kelengkapan fasilitasnya.
"Alhamdulillah, sejak awal gedung baru perpustakaan Kudus diresmikan dan dibuka untuk umum, pengunjung terus berdatangan. Terutama para pelajar, termasuk orang tua yang peduli literasi anak untuk diperkenalkan pada berbagai koleksi buku bacaan anak," ujarnya di Kudus, Kamis.
Ia mengakui animo masyarakat, terutama pelajar untuk mendatangi perpustakaan daerah semakin besar, dibandingkan ketika masih menempati bangunan lama karena saat ini dilengkapi ruang baca yang lebih nyaman.
Pada bulan Januari 2026, pihaknya mencatat jumlah kunjungan mencapai 1.983 orang, pada bulan Februari 2026 terjadi lonjakan mencapai 6.772 orang, sedangkan Maret 2026 karena bertepatan dengan masa libur Lebaran turun menjadi 1.771 orang.
Menurut dia, animo masyarakat yang begitu tinggi untuk mengunjungi perpustakaan harus dikelola dengan baik, agar bisa berdampak positif terhadap literasi masyarakat.
"Cita-cita kami, mereka tidak sekadar berkunjung ke perpustakaan daerah. Setelah mengetahui fasilitasnya tidak ada tindak lanjut, tetapi kami menginginkan mereka bisa melakukan kunjungan lanjutan atau minimal di rumah terdorong untuk meningkatkan minat bacanya, di bandingkan bermain gawai," ujarnya.
Kunci utama menarik minat masyarakat berkunjung, kata dia, selain sarana dan prasarana yang lengkap dan nyaman, semua jajarannya juga diminta melakukan promosi secara masif melalui berbagai sarana media sosial.
"Hasilnya, saat ini hampir setiap hari ada kunjungan dari siswa dari berbagai sekolah. Sehingga kami harus bersiap melayani mereka sekaligus memberikan edukasi kepada para siswa agar mau meningkatkan minat baca terhadap buku," ujarnya.
Bahkan, kata dia, hari ini juga ada kunjungan dari taman kanak-kanak (TK) yang ingin memperkenalkan anak didiknya bahwa di Kudus terdapat gedung perpustakaan untuk mencari berbagai koleksi buku yang bermanfaat untuk menambah ilmu pengetahuan.
Arina, guru dari TKIT Ardi Pasuruhan Lor Kudus, mengakui anak didiknya berjumlah 130 anak diajak ke perpustakaan untuk menarik minat mereka membaca buku.
"Respons anak-anak cukup bagus, karena mereka betah berlama-lama di ruang baca dan tertarik membaca berbagai koleksi yang tersedia. Mereka juga dikenalkan teater mini serta play ground," ujarnya.
Ia berharap minat baca buku mereka bisa meningkat, sehingga kelak ketika sudah naik ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi juga menjadi pelanggan tetap perpustakaan karena menjadi gudangnya berbagai ilmu pengetahuan.
Rafa, salah satu pelajar TKIT Ardi, mengaku senang karena ruangannya cukup nyaman dan koleksi buku anak-anak juga banyak, sehingga bisa memilih berbagai koleksi.
"Yang paling kusuka buku soal konstruksi," ujarnya.
Baca juga: Dinkes Kudus ajak warga cegah penyebaran penyakit campak dengan imunisasi
Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
