
GM RU IV Cilacap sebut Syawal momentum dongkrak kinerja Perwira

Keberhasilan puasa tidak hanya diukur dari kemampuan menahan lapar dan dahaga,
Cilacap (ANTARA) - General Manager Pertamina Patra Niaga RU IV Cilacap Wahyu Sulistyo Wibowo menyebut bulan Syawal sebagai momentum untuk mendongkrak semangat dan kinerja para perwira Pertamina usai menjalani ibadah Ramadhan 1447 Hijriah.
“Syawal dimaknai sebagai peningkatan. Ini menjadi spirit bagi kita semua untuk terus bertumbuh, tidak hanya secara spiritual, tetapi juga dalam menjalankan amanah pekerjaan,” katanya dalam sambutan pelaksanaan Shalat Id di Masjid Baiturrahim Perumahan Pertamina Gunung Simping, Kabupaten Cilacap, Sabtu.
Menurut dia, makna peningkatan pada bulan Syawal selaras dengan komitmen perusahaan dalam memperkuat kinerja operasional dan dedikasi pekerja, khususnya dalam pengelolaan Kilang RU IV Cilacap sebagai objek vital nasional sektor energi.
Ia mengatakan semangat pasca-Ramadhan semestinya menjadi daya dorong bagi seluruh insan Pertamina untuk memberikan pengabdian terbaik dalam menjaga ketahanan dan kedaulatan energi nasional.
Wahyu juga menyebut Idul Fitri sebagai momentum refleksi diri sekaligus tolok ukur keberhasilan Ramadan dalam membentuk kualitas spiritual setiap individu.
Selama sebulan penuh, kata dia, umat Muslim dilatih menahan lapar dan dahaga yang pada hakikatnya juga merupakan latihan mengendalikan emosi, ego, serta hawa nafsu dalam kehidupan sehari-hari.
“Keberhasilan puasa tidak hanya diukur dari kemampuan menahan lapar dan dahaga, tetapi dari sejauh mana perubahan sikap kita setelah Ramadan berlalu,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Wahyu menyampaikan apresiasi kepada jajaran manajemen, pekerja, serta keluarga besar Pertamina yang berkontribusi dalam menyukseskan berbagai program selama bulan suci Ramadhan.
Ia menyoroti kegiatan sosial yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat, antara lain santunan dan donasi melalui Badan Dakwah Islam (BDI), program berbagi dari Bazma bersama Relawan Pertamina Peduli (Relpi), Agent of Change (AOC), serta Pertiwi.
Kontribusi Persatuan Wanita Patra (PWP) dan Serikat Pekerja Pertamina Patra Wijayakusuma (SPP PWK) juga mendapat apresiasi atas konsistensinya dalam kegiatan sosial dan keagamaan.
Menurut Wahyu, berbagai inisiatif tersebut menjadi bukti nyata kehadiran perusahaan di tengah masyarakat sekaligus memperluas kebermanfaatan operasional energi bagi lingkungan sekitar.
“Ini adalah bentuk nyata bahwa Pertamina tidak hanya berfokus pada operasional, tetapi juga hadir memberikan dampak sosial bagi lingkungan sekitar,” katanya.
Pelaksanaan Shalat Id yang dikoordinasikan BDI RU IV Cilacap tidak hanya berlangsung di Masjid Baiturrahim, juga digelar di Masjid Baiturrahmah Donan dengan imam dan khatib Ustaz Yasir Basalamah serta di Masjid Baitussalam Tegalkamulyan dengan imam Ustaz Rohmatulloh dan khatib Ustaz Agus Sutiyono.
Pewarta: Sumarwoto
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
