Logo Header Antaranews Jateng

Wali Kota Magelang butuh Inspektorat yang kuat

Selasa, 17 Maret 2026 20:26 WIB
Image Print
Sejumlah CPNS Kota Magelang mengucapkan sumpah sebagai PNS di Pendopo Pengabdian Kompleks Rumah Dinas Wali Kota Magelang, Selasa (17/3/2026). ANTARA/HO-Bagian Prokompim Pemkot Magelang

Magelang (ANTARA) - Wali Kota Magelang Damar Prasetyono mengaku membutuhkan Inspektorat yang kuat guna meningkatkan kualitas pengawasan seluruh organisasi perangkat daerah di lingkungan pemerintah daerah setempat.

“Saya butuh Inspektorat yang kuat, punya kredibilitas, kapabilitas, dan kemampuan di atas rata-rata,” katanya dalam rilis Bagian Prokompim Pemkot Magelang di Magelang, Rabu.

Ia mengatakan hal itu pada pengambilan sumpah 18 calon pegawai negeri sipil (CPNS) sebagai PNS di lingkungan Pemkot Magelang di Pendopo Pengabdian Kompleks Rumah Dinas Wali Kota Magelang, Selasa (17/3).

Mereka terdiri atas empat empat Auditor Ahli Pertama, empat Auditor Terampil, dan enam Pejabat Pengawas Urusan Pemerintahan di Daerah (PPUPD) Ahli Pertama pada Inspektorat Kota Magelang.

Selain, satu pengawas transportasi darat serta tiga petugas transportasi darat pada Dinas Perhubungan Kota Magelang.

Oleh karena sebagian besar PNS yang dilantik berasal dari Inspektorat, ia mengemukakan pentingnya kekuatan institusi tersebut.

Menurut dia, peningkatan jumlah personel harus diiringi dengan peningkatan kualitas pengawasan di seluruh OPD Pemkot Magelang

Ia mengatakan pengambilan sumpah ini peristiwa penting dalam perjalanan pengabdian mereka sebagai aparatur negara.

Pelantikan yang berlangsung pada bulan suci Ramadhan, dia mengharapkan, menjadi pengingat tentang nilai-nilai pengendalian diri, kejujuran, dan keikhlasan dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara.

“Saudara bukanlah pihak yang harus dilayani, melainkan pelayan bagi masyarakat,” katanya.

Dalam menghadapi tantangan pemerintahan yang semakin dinamis, ujar dia, para PNS juga dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi, profesionalitas, serta kemampuan beradaptasi, termasuk dalam pemanfaatan teknologi dan inovasi pelayanan publik.

“Jangan hanya bekerja menjalankan rutinitas, tetapi juga harus mampu memberikan solusi, menghadirkan inovasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah,” ujarnya.

Ia menjelaskan para PNS memiliki tanggung jawab mendukung visi pembangunan daerah setempat sebagai kota perdagangan dan jasa yang harmonis, humanis, nyaman, dan berkelanjutan, melalui kebijakan dan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.



Pewarta:
Editor: Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026