
Lulusan FH Unissula sudah tersebar ke berbagai negara

Semarang (ANTARA) - Dekan Fakultas Hukum (FH) Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang Prof Jawade Hafidz menyebutkan bahwa lulusan FH Unissula sudah tersebar di berbagai negara.
"Mulai dari Mesir, Maroko, Palestina, Yordania, Turki, Somalia, Aljazair, Malaysia, Thailand, Vietnam, Gambia, Afrika dan Timor Leste," katanya, saat memimpin upacara wisuda FH Unissula, di Semarang, Jumat.
Ke depan, kata dia, FH Unissula masih akan terus mengembangkan jejaring ke negara-negara di Benua Eropa.
Kalau dalam negeri, ia memastikan bahwa sebaran lulusan FH Unissula telah berada di berbagai daerah mulai Sabang hingga Merauke.
Menurut dia, langkah tersebut merupakan indikator FH Unissula untuk terus memantapkan posisinya untuk selalu mendorong dan menyelenggarakan program internasionalisasi penyelenggaraan pendidikan tinggi.
"Yang pertama adalah penguatan pentingnya penguatan daya saing global lulusan," katanya.
Selama pendidikan dan saat lulus, kata dia, indeks prestasi kumulatif (IPK) yang diraih mahasiswa rata-rata di atas 3,9 dan tentunya bukan hal yang mudah untuk diraih.
"Yang kedua, tentu masa tunggu lulusan ya diharapkan maksimal tiga bulan. Itu menunjukkan bahwa daya saing lulusan kita cepat laku di pasar dan dibutuhkan oleh para 'stakeholder'," katanya.
Lalu, kata dia, yang berikutnya adalah sebaran mahasiswa dalam negeri dan luar negeri, sebagaimana disampaikannya sebelumnya.
Berikutnya, ia mengatakan tentu terus memperjuangkan dan mempertahankan peringkat akreditasi Nasional BAN-PT dan Internasional yang tertinggi.
"Sekarang, kami masih mampu mempertahankan nasional untuk unggul, internasional adalah primer," katanya.
Jadi, kata dia, ijazah semua yang didapat ketika lulus dari program studi itu dengan peringkat akreditasi nasional dari BAN PT unggul internasional primer.
"Maka tidak heran kalau nilai jualnya sangat tinggi. Cepat sekali laku di pasar. Ditambah lagi dengan kualitas masing-masing lulusan di tengah-tengah masyarakat," pungkas Jawade.
Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor:
Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026
