Logo Header Antaranews Jateng

Wali kota: Gerakan kolektif jadikan integritas fondasi pembangunan

Rabu, 3 Desember 2025 13:39 WIB
Image Print
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono berbicara pada puncak acara Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025 Tingkat Kota Magelang yang digelar di Pendopo Pengabdian Kompleks Rumah Dinas Wali Kota Magelang, Selasa (2/12/2025). ANTARA/HO-Bagian Prokompim Pemkot Magelang

Magelang (ANTARA) - Wali Kota Magelang Damar Prasetyono mengatakan gerakan kolektif "Berani Jujur, Berani Berubah" menjadikan integritas sebagai fondasi utama dalam pembangunan di daerah setempat.

"Kita membutuhkan gerakan bersama. Gerakan yang kolaboratif, konsisten, sistematis, dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat,” katanya dalam rilis Bagian Prokompim Pemkot Magelang diterima di Magelang, Rabu.

Ia mengatakan hal tersebut, pada puncak acara Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025 Tingkat Kota Magelang digelar di Pendopo Pengabdian Kompleks Rumah Dinas Wali Kota Magelang, Selasa (2/12), yang dihadiri antara lain Penjabat Sekretaris Daerah Kota Magelang Larsita, pejabat Forkopimda Kota Magelang, dan undangan lainnya.
 
Peringatan Hakordia 2025 Tingkat Kota Magelang dengan tema "Satukan Aksi, Basmi Korupsi" itu, ditandai dengan pencananganan tekad "Berani Jujur, Berani Berubah" dan pengumuman pemenang berbagai lomba terkait dengan konten antikorupsi dan penulisan jurnalistik. 

Semua pihak, kata dia, harus memulai perubahan besar dari keberanian-keberanian kecil yang melibatkan setiap peran masyarakat.  

Ia mencontohkan tentang hal tersebut, antara lain keberanian aparatur sipil negara (ASN) dan guru menolak gratifikasi, keberanian pelajar untuk tidak menyontek, keberanian penyedia barang dan jasa untuk bersikap profesional, serta keberanian media memberikan informasi yang objektif kepada masyarakat.
  
Pemerintah Kota Magelang berkomitmen terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan yang bermartabat melalui penguatan integritas dan tata kelola yang akuntabel.  

Pemerintahan yang bersih, kata dia, bukanlah tujuan akhir, akan tetapi justru fondasi menghadirkan pembangunan yang lebih merata, layanan publik yang lebih berkualitas, serta kepercayaan masyarakat yang semakin kuat kepada pemerintah.

Pelaksana Harian Inspektur Daerah Kota Magelang Kukuh Sari Pamungkas menjelaskan peringatan itu bertujuan memperkuat gerakan antikorupsi melalui pendekatan yang inklusif, partisipatif, dan berkelanjutan. 

Selain itu, memperkuat sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah, sektor usaha, sektor pendidikan, dan organisasi masyarakat dalam upaya pemberantasan korupsi. 
 
Ia mengharapkan kegiatan ini menjadi gerakan kolektif yang autentik, membumi, dan memperkuat kesadaran bahwa pemberantasan korupsi menjadi tanggung jawab bersama yang harus dilaksanakan secara konsisten, sistematis, dan berkesinambungan.

Rangkaian kegiatan peringatan Hakordia 2025 di daerah setempat telah dimulai sejak April 2025, antara lain sosialisasi secara masif terkait antikorupsi kepada pegawai pemerintah, beberapa kali agenda acara "Bincang Korupsi" melibatkan PWI Kota Magelang, pelajar, kepala sekolah, mahasiswa, penyedia barang dan jasa mitra pemerintah, serta Festival Pelajar Antikorupsi.  
 



Pewarta :
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026