
KAI Daop 5 Purwokerto gelar tes narkoba bagi awak kereta jelang masa Nataru

Purwokerto (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto menggelar tes narkoba secara acak bagi awak sarana perkeretaapian untuk memastikan keselamatan dan kelancaran layanan selama masa angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Tes narkoba yang melibatkan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Banyumas itu dilakukan secara acak kepada awak sarana perkeretaapian (ASP) di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Crew KA Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin.
Pelaksana Harian Manajer Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto Imanuel Setya Budi Harwanto mengatakan pemeriksaan dilakukan untuk menjamin kondisi fisik dan mental petugas tetap prima serta bebas dari pengaruh narkotika.
'Tes narkoba dilakukan secara rahasia dan tanpa pemberitahuan sebelumnya," katanya.
Ia mengatakan pemeriksaan menyasar masinis, asisten masinis, teknisi kereta api, kondektur, polisi khusus kereta api (polsuska), hingga petugas keamanan.
Sebagai garda terdepan pelayanan, kata dia, seluruh awak kereta harus dipastikan dalam kondisi terbaik mengingat tingginya mobilitas masyarakat pada periode Nataru.
Tes urine untuk mengantisipasi penyalahgunaan narkoba tersebut menggunakan tujuh parameter, yaitu amphetamine, methamphetamine, kokain, ganja, benzodiazepin, morfin, dan carisoprodol.
Selain melakukan pemeriksaan urine, BNNK Banyumas juga memberikan sosialisasi mengenai pencegahan, rehabilitasi, dan pemberantasan narkotika.
Imanuel mengatakan dari 20 petugas yang menjalani pemeriksaan urine itu, seluruhnya dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkoba.
"Hasil ini menunjukkan para pekerja KAI Daop 5 Purwokerto bebas dari penyalahgunaan narkotika. Kami akan terus melakukan pengawasan ketat demi keselamatan dan kenyamanan perjalanan pelanggan," katanya.
Pewarta : Sumarwoto
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
