Logo Header Antaranews Jateng

Polisi dan warga kerja bakti bantu korban angin kencang di Temanggung

Kamis, 25 September 2025 20:28 WIB
Image Print
Polisi kerja bakti di wilayah bencana angin ribut di Desa Gemawang, Kabupaten Temanggung, Kamis (25/9/2025). ANTARA/HO - Polres Temanggung

Temanggung (ANTARA) - Polisi dan warga melakukan kerja bakti membantu warga korban bencana angin kencang di Desa Gemawang, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.

Kepala Subsektor Gemawang Iptu Ahmad Wahyudi, di Temanggung, Kamis, menyampaikan, hujan lebat disertai angin kencang menerjang Dusun Tegalparakan, Desa Gemawang, Kecamatan Gemawang pada Rabu (24/9) sore.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 15.00 WIB tersebut mengakibatkan sedikitnya 14 rumah warga mengalami kerusakan pada bagian atap.

Berdasarkan data yang dihimpun petugas yang turun langsung meninjau lokasi kejadian, total kerugian material akibat bencana ini diperkirakan mencapai Rp25.300.000. Angin kencang dilaporkan menerjang kawasan tersebut setelah hujan deras mengguyur.

“Kami mencatat ada 14 kepala keluarga yang terdampak di Dusun Tegalparakan, RT 01 hingga RT 05. Rata-rata kerusakan terjadi pada bagian atap rumah warga yang terangkat atau ambrol akibat kencangnya tiupan angin,” katanya.

Dari total kerugian, rumah milik Kuat (56) di RT 05/RW 08 tercatat mengalami kerusakan terparah dengan taksiran kerugian mencapai Rp12.500.000 akibat rusaknya atap berukuran 10 meter kali 4 meter. Selain itu, rumah Tukijan di RT 04 juga mengalami kerugian material sebesar Rp4.000.000.

"Total ada lebih dari 40 jiwa yang terdampak bencana ini, termasuk beberapa balita yang berada di rumah saat kejadian. Beruntungnya, tidak ada laporan warga yang harus mengungsi, namun mereka membutuhkan bantuan segera untuk perbaikan atap," katanya.

Pascakejadian, tepatnya hari Kamis (25/9) personel Polri dari Sat Samapta Polres Temanggung, anggota Polsubsektor Gemawang bersama Pemerintah Kecamatan Gemawang, Pemerintah Desa dan warga yang dipimpin langsung oleh Kasat Samapta AKP Nyoto turun langsung ke lokasi untuk melakukan kerja bakti pembersihan sisa material yang terbawa angin serta pembersihan pohon yang tumbang sehingga akses jalan warga tidak terganggu.

"Kami bersama warga masyarakat melakukan kegiatan kerja bakti membersihkan sisa material atap maupun genting yang terbawa angin serta membersihkan beberapa pohon yang ikut tumbang akibat hujan deras disertai angin puting beliung," katanya.

AKP Nyoto menyatakan, upaya yang dilakukan saat ini adalah meninjau lokasi, mendata seluruh kerusakan, melakukan pembersihan material yang terbawa angin, membantu pembenahan atap dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk langkah penanggulangan lebih lanjut.

Kebutuhan mendesak yang paling utama bagi warga terdampak adalah bantuan material untuk pembenahan atap rumah agar aktivitas warga dapat kembali normal.

"Kegiatan ini merupakan wujud Polisi hadir di tengah-tengah masyarakat sehingga diharapkan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan dan sedang mengalami bencana," katanya.



Pewarta:
Editor: Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026