Logo Header Antaranews Jateng

Wali Kota : Pameran "Citrakala Maharddhika" beri inspirasi jiwa merdeka

Selasa, 26 Agustus 2025 07:53 WIB
Image Print
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono (kiri) menyaksikan lukisan dalam pameran bersama seniman Magelang dengan tajuk "Citrakala Mahardhhika" di Museum BPK RI di Magelang, Senin (25/8/2025) malam. ANTARA/Hari Atmoko

Magelang (ANTARA) - Pameran seni rupa oleh para seniman Magelang dengan judul "Citrakala Mahardhhika" memberi inspirasi tentang pentingnya jiwa merdeka menjadi karakter generasi muda, kata Wali Kota Magelang Damar Prasetyono.

"Ini (pameran) perayaan seni rupa yang lahir dari jiwa-jiwa merdeka, mengalirkan imajinasi dan kreativitas," katanya ketika membuka pameran seni rupa bertajuk "Citrakala Maharddhika" di Museum BPK RI di Kota Magelang, Senin petang.

Rangkaian pameran lukisan selama 25 Agustus hingga 11 September oleh 36 perupa Kota dan Kabupaten Magelang itu juga ditandai dengan lokakarya melukis di atas kanvas dengan tema "Merdeka Menggambar #2" pada Sabtu (23/8), dengan peserta 125 siswa SMP dan sederajat di daerah setempat.

Ia mengemukakan berbagai karya lukisan yang dipamerkan tersebut, memberikan inspirasi kepada masyarakat, termasuk generasi muda, dalam kaitan dengan pentingnya karakter bangsa berupa jiwa-jiwa merdeka.

Karya para seniman, ujar dia, memiliki nilai penting, yakni memberi inspirasi kepada generasi muda untuk mengembangkan kreativitas dan membangun kepribadian yang bermartabat.

Ia mengemukakan pentingnya seniman berkarakter dan memegang prinsip berkarya yang terwujud dalam karya seni mereka.

Akan tetapi, ujarnya, upaya terus-menerus menumbuhkan cinta terhadap karya seni juga harus ditumbuhkan kepada anak-anak sejak dini.

"Supaya mempunyai karakter kuat karena kelak menjadi pemimpin, perlu mempunyai khasanah, dan akhlak yang baik," ucap dia.

Salah satu seniman, Kaji Habib, mengemukakan melalui pameran tersebut para perupa nampak hendak mengungkapkan kemerdekaan imajinasi ke dalam karya-karya mereka.

Pameran itu menjadi bagian dari perayaan HUT Ke-80 RI di daerah setempat sehingga berbagai karya menggambarkan kemerdekaan seniman dan pesan tentang ekspresi kemerdekaan jiwa.

Secara filosofis, katanya, tema "Citrakala Maharddhika" bermakna seni rupa yang agung dan membebaskan. Karya visual dalam pameran itu lahir dari jiwa merdeka, penuh daya cipta, dan mengangkat martabat kemanusiaan.

"Teman-teman seniman mengungkapkan karya yang memiliki nilai kearifan di samping kemerdekaan jiwa. Ini membutuhkan konsistensi, prinsip-prinsip yang selalu dipegang," katanya.

Ia berpendapat bahwa semangat kemerdekaan juga menjadi tanggung jawab seniman melalui upaya melestarikan dan mengembangkan kebudayaan melalui karya seni.

Ia mengharapkan pameran itu menjadi "ruang dialog" antara tradisi dan inovasi, lokal dan global, serta individu dan komunitas sehingga menjadi media pencerahan dan penguatan budaya.

Ketua panitia pameran Yustinus Agus mengatakan total 189 karya seni rupa dipamerkan oleh 36 pelukis Kota dan Kabupaten Magelang serta 125 siswa SMP di daerah setempat yang mengikuti lokakarya melukis.

"Pameran ini menjadi kolaborasi anak-anak seniman kecil (siswa SMP) dengan seniman profesional atau dewasa, untuk mengedukasi anak-anak mau dan ingin melukis dengan merdeka," katanya.



Pewarta:
Editor: Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026