
Petani di Kabupaten Demak diberikan pelatihan budidaya tembakau

Demak (ANTARA) - Sebanyak 72 petani dari tiga kecamatan di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, diberikan pelatihan budidaya tembakau sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam budidaya tembakau.
"Petani dari Kecamatan Karangawen, Mranggen, dan Guntur yang dihadirkan ini tentunya sudah berpengalaman menanam tembakau, tetapi tidak ada salahnya dihadirkan karena dalam pelatihan ini juga mengundang Kepala Stasiun Klimatologi Jawa Tengah Goeroeh Tjiptanto," kata Bupati Demak Eisti'anah saat pembukaan pelatihan budidaya tembakau di aula Kantor Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak, Rabu.
Selain menghadirkan Kepala Stasiun Klimatologi Jateng, juga dihadirkan Ketua Komisi B DPRD Demak Tatiek Soelistijani.
Ia memastikan para petani juga memahami bahwa saat ini cuacanya memasuki musim kemarau, tetapi beberapa daerah di Demak justru kebanjiran. Sehingga dengan dihadirkannya Kepala Stasiun Klimatologi bisa menanyakan secara detail agar tanamannya bisa terhindar dari bencana alam.
Apalagi, kata dia, secara geografis berada di daerah perbatasan dengan laut, sehingga ketika curah hujan tinggi di kawasan atas Kabupaten Demak juga akan menerima aliran air dengan debit yang tinggi sehingga rawan banjir.
"Dengan adanya pelatihan ini, harapannya para petani yang nantinya menanam tembakau juga semakin paham dan mendapatkan pengetahuan soal cuaca, bukan hanya terampil dalam menanam," ujarnya.
Selain pelatihan, Pemkab Demak dengan dukungan anggaran dari Dana Bagi Hasil Cukai dan Hasil Tembakau (DBHCHT) juga memberikan bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) berupa mesin perajang tembakau, alat penjemur, para-para, pupuk organik, alat transportasi roda tiga, kultivator, alat penyiang gulma, jaringan irigasi tingkat usaha tani (Jitut), bibit tembakau, pupuk NPK, pestisida, alat pengolah pupuk organik, dan diversifikasi benih jagung.
Ia berharap dengan adanya aneka bantuan tersebut bisa meningkatkan produktivitas petani, serta semangat para petani dalam menanam tanaman tembakau juga semakin meningkat.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak Agus Herawan mengungkapkan jumlah penerima bantuan alsintan ada 45 kelompok tani di Kabupaten Demak.
Petani yang dihadirkan untuk mengikuti pelatihan, kata dia, ada 50 petani. Namun, selama 2025 akan ada 270 petani yang nantinya juga diberikan pelatihan yang sama.
Tujuan pelatihan ini, yakni untuk mendorong kualitas produk tembakau. Selain itu, membangun pola pikir agar petani ekstra hati-hati menanam tembakau untuk ke depan karena cuaca diprediksi kemarau tetapi masih ada hujan.
Baca juga: Wakil Ketua DPRD: Perlindungan terhadap komoditas tembakau sejahterakan petani
Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
