Magelang siapkan aplikasi Jannoko untuk pengungsian

id pemkab magelang, aplikasi untuk pengungsian

Magelang siapkan aplikasi Jannoko untuk pengungsian

Kepala BNPB Doni Monardo, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin, dan Bupati Magelang Zaenal Arifin mengunjungi Pengungsian Deyangan, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang. (ANTARA/Heru Suyitno)

Magelang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, menyiapkan aplikasi berupa website https://jannokopengungsi.magelangkab.go.id atau pengungsi.magelangkab.go.id. untuk memantau kebutuhan logistik pengungsi maupun segala kebutuhan lainnya yang diperlukan.

Bupati Magelang Zaenal Arifin di Magelang, Jumat, mengatakan Diskomenfo sedang menyiapkan aplikasi terkait daftar sumbangan, pengungsi, dan lain sebagainya.

"Di aplikasi tersebut nantinya ada daftar sumbangan yang masuk, daftar pengungsi di sini, dan lainnya," kata usai menerima kunjungan Kepala BNPB Doni Monardo di Pengungsian Deyangan, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang.

Menurut dia, aplikasi tersebut nantinya bisa dibuka siapa saja. Diharapkan dengan aplikasi ini bisa memudahkan bagi semua pihak menginvetarisasi kebutuhan-kebutuhan yang ada.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin yang mendampingi Kepala BNPB di pengungsian Desa Deyangan tersebut mengimbau kepada masyarakat yang mau menyerahkan sumbangan kepada pengungsi Merapi agar dititipkan di kecamatan untuk mengantisipasi penularan COVID-19 bagi pengungsi yang kondisinya aman.

"Perlu diantisipasi saat ini adalah para pegiat biasanya mau memberikan sumbangan. Kita tidak bicara Merapi saja, tetapi bicara tentang COVID-19. Pengungsi saat ini sudah di titik aman, tentang penularan COVID-19," katanya.

Ia mengimbau para donatur, pengumpul atau mahasiswa yang saat ini mengumpulkan dana atau sumbangan agar jangan langsung diserahkan di lokasi pengungsian. Bantuan tersebut bisa dititipkan di kecamatan terlebih dahulu.
Pewarta :
Editor: Antarajateng
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar