Ratusan koperasi pasif di Solo bakal dibina kembali

id Koperasi, Solo

Ratusan koperasi pasif di Solo bakal dibina kembali

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Surakarta Heri Purwoko. ANTARA/Aris Wasita

Solo (ANTARA) - Pemerintah Kota Surakarta akan segera membina koperasi pasif di Kota Solo agar bisa kembali aktif dan melayani anggota dengan maksimal.

"Saat ini jumlah koperasi pasif di Kota Solo lebih banyak dibandingkan yang aktif," kata Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Surakarta Heri Purwoko di Solo, Kamis.

Ia mengatakan dari sekitar 590 koperasi yang terdaftar di Kota Solo, saat ini sebanyak 189 di antaranya tercatat aktif, sedangkan sisanya pasif. Menurut dia, beberapa koperasi yang pasif tersebut merupakan dampak dari pandemi COVID-19.

Baca juga: Dinas Koperasi dan Bank Jateng dukung pemulihan ekonomi nasional

"Pengembalian beberapa pinjaman terpaksa tersendat karena memang saat pandemi seperti ini berdampak pada lesunya perekonomian," katanya.

Oleh karena itu, dikatakannya, pada tahun depan Dinas Koperasi dan UMKM akan fokus pada pelatihan para pengelola koperasi agar bisa segera bangkit.

"Kalau untuk tahun ini ada juga pelatihan koperasi tetapi lebih mengenai manajemen keuangan, pesertanya pengurus koperasi yang ada di Kota Solo. Meski demikian, ini dipilih dulu yang benar-benar aktif," katanya.

Selanjutnya, dikatakannya, pelatihan untuk koperasi yang tercatat pasif akan dilakukan di tahun depan. Ia mengatakan beberapa yang dilatihkan adalah dari sisi manajemen dan penggunaan aplikasi.

"Pengurus kami kumpulkan untuk kemudian dilatih. Selain itu, kami juga memberikan bimbingan lebih ke laporan keuangan berbasis aplikasi," katanya.

Ke depan, pihaknya meminta laporan keuangan disampaikan secara triwulanan melalui aplikasi tersebut sehingga lebih memudahkan dan transparan.

"Kalau sekarang masih manual, untuk pengiriman laporan keuangan melalui aplikasi paling tidak mulai tahun depan," katanya.

Baca juga: Pemkot Magelang dorong pengelola koperasi tingkatkan inovasi
Baca juga: Wabup dorong koperasi di Banyumas melakukan ekspor secara langsung
Baca juga: 500 anggota koperasi Demak terima pinjaman modal pemulihan ekonomi
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar