Samsat Batang bukukan PKB Rp50,2 miliar

id Samsat Batang, realisasi 64 persen

Samsat Batang bukukan PKB Rp50,2 miliar

Petugas UPPD Samsat Batang sedang melayani para wajib pajak yang akan membayar pajak kendaraan. ANTARA/Kutnadi

Batang (ANTARA) - Realisasi pencapaian pajak kendaraan bermotor Unit Pelayanan Pajak Daerah (UPPD) Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap Kabupaten Batang, Jawa Tengah, hingga pertengahan Oktober 2020 sekitar Rp50,2 miliar atau 64 persen dari target sebesar Rp78,4 miliar.

Kepala Seksi PKB UPPD Samsat Kabupaten Batang Cecep Suparman di Batang, Jumat, mengatakan dengan menyisakan waktu 2,5 bulan ke depan, pihaknya tetap optimistis pencapaian target PKB akan terlampaui.

"Di tengah kondisi pandemi COVID-19 seperti sekarang ini memang agaknya sedikit susah untuk mengejar target PKB dibanding tahun sebelumnya. Akan tetapi, kami tetap optimistis target PKB akan terlampaui," katanya.

Baca juga: Samsat Batang optimistis capai target pendapatan PKB Rp78,4 miliar

Cecep mengatakan pandemi COVID-19 berpengaruh besar terhadap melemahnya ekonomi masyarakat sehingga kondisi itu berdampak pada kepatuhan para wajib pajak untuk membayar PKB.

Kendati demikian, kata dia, UPPD Samsat akan berupaya memenuhi target PKB pada 2020 sebesar Rp78,4 miliar dengan berbagai terobosan seperti melakukan "jemput bola" ke perusahaan swasta besar di wilayahnya yang memiliki karyawan dan kendaraan bermotor.

"Ya kita terus mengoptimalkan pelayanan 'jemput bola'. Kita melakukan pelayanan pada perusahaan dengan mendatangi ke tempat lokasi untuk menawarkan pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor," katanya.

Selain ke tempat perusahaan, kata dia, UPPD Samsat Batang juga menyurati koperasi berbadan hukum yang memiliki tunggakan PKB.

"Ada satu koperasi yang sudah kita surati karena belum membayar pajak 40 kendaraan bermotornya. Jika dihitung, tunggakannya mencapai puluhan juta rupiah namun pihak koperasi beralasan sudah cukup lama tidak beroperasi karena pandemi COVID-19," katanya.

Baca juga: Samsat Pekalongan targetkan penerimaan PKB Rp75 miliar
Baca juga: Tunggakan PKB di Boyolali masih tinggi
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar