Kuota belum terpenuhi, jadwal pendaftaran KPPS Kota Pekalongan diperpanjang

id KPU Pekalongan, perpanjangan jadwal KPPS

Kuota belum terpenuhi, jadwal pendaftaran KPPS Kota Pekalongan diperpanjang

Ketua Komisi Pemilihan Umum Kota Pekalongan Rahmi Rosyada Thoha. ANTARA/Kutnadi

Pekalongan (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum Kota Pekalongan, Jawa Tengah, memperpanjang jadwal pendaftaran penerimaan kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) pada Pemilihan Kepala Daerah 2020 karena kuota-nya belum terpenuhi.

"Jadwal pendaftaran KPPS semula dijadwalkan pada 7-13 Oktober 2020, namun kini diperpanjang mulai 14-18 Oktober 2020 karena kuota-nya belum terpenuhi seperti yang dibutuhkan sebanyak 593 tempat pemungutan suara," kata Ketua KPU Kota Pekalongan Rahmi Rosyada Thoha di Pekalongan, Rabu.

Menurut dia, belum terpenuhi kuota perekrutan tenaga KPPS tersebut karena turunnya minat masyarakat akibat pandemik COVID-19 dan kemungkinan pandangan mereka lebih tertarik merapat sebagai pendukung salah satu pasangan calon kepala daerah.

Baca juga: Pendaftar KPPS di Rembang bakal jalani tes cepat COVID-19

"Hal ini mungkin karena perekrutan dilakukan dalam keadaan pandemik COVID-19 sehingga antusias masyarakat turun atau pandangan barangkali warga tertarik merapat ke pasangan calon," ujarnya.

Rahmi mengatakan bahwa beberapa langkah yang ditempuh KPU untuk memenuhi kuota KPPS antara lain berkoordinasi dengan pemerintah daerah melalui sekretaris daerah untuk membantu warga mengikuti perekrutan KPPS.

"Namun, kami berharap dengan diperpanjang-nya jadwal pendaftaran perekrutan KPPS selama lima hari ke depan ini kuota-nya dapat terpenuhi," ucap dia berharap.

Menurut dia, ketentuan syarat menjadi anggota KPPS antara lain berusia 20 tahun sampai 50 tahun, bukan termasuk tim kampanye pasangan calon, pendidikan minimal SMA/sederajat, tidak dalam dua kali berturut-turut menjadi anggota KPPS, serta tidak memiliki penyakit penyerta.

Sekretaris Daerah Kota Pekalongan Sri Ruminingsih menginstruksikan pada Dinas Kesehatan (Dinkes) dan RSUD Bendan agar bisa mendukung kelancaran proses pendaftaran KPPS tersebut yakni memfasilitasi pemeriksaan kesehatan dan keterangan sehat.

"Kami minta para camat mendorong dan memberikan dukungan pada para lurah agar masyarakat dapat mendaftar KPPS. ASN juga dapat berpartisipasi menjadi KPPS," katanya.

Baca juga: KPU Purbalingga rekrut 14.903 anggota KPPS
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar