Polres dan Pemkab Batang bagikan 60.000 masker antisipasi COVID-19

id Polres Pemkab Batang, bagikan masker

Polres dan Pemkab Batang bagikan 60.000 masker antisipasi COVID-19

Kepala Polres Batang AKBP Edwin Louis Sengka bersama Wabup Batang Suyono dan Komandan Kodim 0736/Batang Letkol Inf. Dwison mengampanyekan pemakaian masker. ANTARA/HO-Humas Batang

Batang (ANTARA) - Kepolisian Resor Batang bersama Pemerintah Kabupaten Batang membagikan sekitar 60.000 masker pada warga sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona jenis baru (COVID-19).

Kepala Polres Batang AKBP Edwin Louis Sengka di Batang, Kamis mengatakan puluhan ribu masker tersebut akan dibagikan pada warga di 10 titik, terutama pada lokasi keramaian.

"Pembagian masker gratis ini bertujuan agar seluruh masyarakat dapat memakai masker sebagai upaya mencegah penyebaran COVID-19," katanya.

Baca juga: Polres Temanggung bagikan 2.000 masker antisipasi penyebaran COVID-19

AKBP Edwin mengatakan pihaknya telah menginstruksikan agar para anggota polres membantu masyarakat dengan membagikan masker kepada warga.

"Hari ini, kita serentak membagikan masker pada warga di beberapa titik sesuai dengan instruksi Kapolri dan Kapolda Jawa Tengah," katanya.

Wakil Bupati Batang Suyono mengatakan bahwa saat ini masker harus sudah menjadi kebutuhan dasar masyarakat sebagai upaya untuk melindungi diri dan orang lain dari penyebaran COVID-19.

Kendati demikian, kata dia, masih ada sebagian masyarakat yang tidak memakai masker ketika beraktivitas di luar rumah.

Berdasar data, jumlah kasus COVID-19 di Batang telah menembus 274 kasus terdiri atas pasien dirawat sebanyak 98 orang, dinyatakan sembuh 156 orang, dan 20 orang meninggal dunia.

Baca juga: Polda Jateng bagikan 5,7 juta masker

"Bagi warga yang membandel tidak memakai masker maka akan dikenai sanksi baik sanksi kerja sosial maupun denda. Tentunya sanksi ini agar masyarakat taat memakai masker dan menjalankan pola hidup sehat," katanya.

Menurut dia, pemkab telah menerbitkan peraturan bupati tentang sanksi bagi pelanggar protokol kesehetan sehingga warga diminta untuk menaati sebagai cara meminimalisasi penyebaran COVID-19.

"Jangan sampai aturan sudah dibuat malah masyarakat menentang dengan tidak menghiraukan kesehatannya, seperti tidak memakai masker dan mencuci tangan dengan menggunakan sabun, dan jaga jarak," katanya.
Pewarta :
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar